Aspednak Bali Bantu Pemerintah Tertib dan Teratur Jalankan Regulasi
Liputan68.com, DENPASAR – Selama beberapa bulan terakhir, mencuat sejumlah masalah yang dihadapi para pengusaha, peternak dan pedagang akibat munculnya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Ditambah lagi, masih terhambatnya lalu lintas pengiriman ternak, yang bisa berakibat mengganggu ketahanan pangan, baik daging dan juga hewan ternak, terutama sapi dan babi.
Menyikapi hal tersebut, Aspednak atau Asosiasi Pengusaha Daging dan Hewan Ternak Indonesia siap menyuarakan dan menampung aspirasi terhadap permasalahan para peternak.

Demikian disampaikan Ketua Aspednak DPD Provinsi Bali, Made Ray Sukarya didampingi Wakil Ketua Aspednak DPD Bali, Ir. I Gusti Nyoman Esenhawer, MP., saat dikonfirmasi, Kamis ,18 Agustus 2022.
Bahkan, Ray Sukarya menyebutkan, Aspednak siap menjadi wadah para petani dan peternak, untuk menampung keluhan-keluhan para pengusaha dan peternak.
Oleh karenanya, melalui Aspednak dibantu pengiriman ternaknya supaya lalu lintas ternak menjadi tertib dan teratur.

“Kami dari Aspednak Bali siap menjadi wadah bagi para petani dan peternak. Bahkan, kami juga bantu supaya pengiriman ternak menjadi tertib dan teratur,” tegas Ray Sukarya.
Selain itu, Ray Sukarya juga menyebutkan, Aspednak Bali siap membantu Pemerintah dalam menjalankan regulasi lalu lintas ternak, baik hewan ternak hidup maupun beku.
“Kami siap bantu Pemprov Bali beserta jajarannya untuk memecahkan masalah peternak. Karena, Bali hidup selain dari pariwisata, juga dari besarnya populasi ternak,” pungkas Ray Sukarya. (Tim)

Tinggalkan Balasan