Liputan BERITA

Usai Bertemu Gibran, Menhan Prabowo Lanjut Ke Pacitan. Ini Pesan Putra Begawan Ekonomi Indonesia

Ditulis oleh Liputan68 pada 20 Mei 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan- Usai bertemu Wali Kota Solo, Gibran Rakabumi Raka, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto melanjutkan kunjungannya ke kampung halaman Presiden ke enam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pacitan, Sabtu (20/5).

Saat singgah di Solo, Prabowo disambut relawan Jokowi dan Gibran.

Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju itu datang ke Pacitan melalui jalur udara. Setelah mendarat di Datasemen TNI AU Lanud Pacitan, Prabowo beserta rombongan langsung menuju Koramil 01 untuk menyerahkan bantuan 153 unit sepeda motor dan pembagian sembako.

Nampak Bupati Pacitan Raden Mas Tumenggung Indrata Nur Bayuaji dan Wabup Gagarin, hadir di kesempatan tersebut.

Dihadapan jajaran Kodam, Korem, Kodim dan Koramil, Prabowo menegaskan sistem pertahanan dan keamanan di negara Indonesia adalah sistem pertahanan rakyat semesta. “Jadi totalitas. Kita berhasil dulu merebut kemerdekaan dengan apa, dengan peran rakyat semesta.

Semua rakyat ikut. Dulu kita belum punya tentara belum punya polisi, tapi rakyat yang membentuk laskar. Laskar-laskar itulah yang menjadi tentara dan polisi kita. Itulah sejarah kita dalam menjalankan sistem ini,” kata putra dari begawan ekonomi Soemitro Djojo Hadi Koesoemo itu.

Sebagai Menteri Pertahanan dalam rangka memperkuat pertahanan Indonesia, lanjut Prabowo, tentu harus memperkuat komando teritorial. “Dan kita adalah tulang punggung pertahanan. Terimaksih saudara-saudara sekalian, jarih payah saudara akan saya sampaikan ke panglima (Panglima TNI), Kapolda Terimakasih saya cek saya lihat, semangat para babinsa bagus. Disiplin saudara-saudara bagus agar dipertahankan.

Koramil juga dalam keadaan baik, terimakasih. Terimaksih bupati atas dukungannya kepada TNI, Polri.

Pesan Pak Presiden TNI Polri disiplin, kompak. Kita sama-sama abdi negara, sama-sama pembela rakyat . Jadi kita harus disiplin tertib. Dan kita jaga kerukunan, jaga persatuan, negara kita diambang lompatan yang besar. Kita akan menjadi negara salah satu terbaik di dunia. Mungkin negara ke lima ke enam. Sekarang kita sudah di urutan ke 16. Sementara akan menjadi urutan ke 12 dan seterusnya,” jelas Prabowo memberi wejangan.

Ke depan Indonesia diharapkan akan bisa mengimbangi bahkan menyalip negara-negara lainnya. Kuncinya, kata Prabowo, harus rukun, kompak, dan bersatu antar pemerintah antar rakyat, antara semua elemen-elemen pemerintahan, ormas, parpol. “Kita semua adalah keluarga. Keluarga besar Indonesia. Itu yang saya sampaikan. Terimakasih saya bisa hadir di sini,” kata Prabowo sebelum mengakhiri sambutannya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian