Liputan BERITA

Mas Indra Akan Aplikasikan Pengalamannya Tentang Managerial Pariwisata Yang Di Dapat Saat Berkeliling Asia Dan Eropa Untuk Kemajuan Pacitan

Ditulis oleh Liputan68 pada 5 Desember 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Julukan Kota 1001 Goa bagi Pacitan tentu tak sekedar sebutan belaka. Kabupaten Pacitan, dikenal memiliki beragam obyek wisata dan keunikannya. Baik wisata goa ataupun wisata pantai. Dan juga wisata religi.

Tak heran Pacitan juga banyak peninggalan situs-situs bersejarah tentang penyebaran Islam. Orang juga banyak menyebut kota kelahiran Presiden ke enam RI, Susilo Bambang Yudhyono (SBY) itu sebagai daerah “wengker Kidul”.

Banyak tempat-tempat mistis dan juga petilasan para linuwih dulu, dalam menggembleng ilmu kanoragan. Pun Pacitan juga dikenal dengan Kota Santri. Mengingat adanya pondok pesantren tertua yang sampai saat ini masih berdiri megah. Yaitu Ponpes Tremas di Kecamatan Arjosari.

Kedepan agar animo wisata terus melonjak untuk datang ke Pacitan dan lama tinggal untuk berkeliling dari satu destinasi wisata ke lainnya, perlunya managerial yang terintegrasi. Antara satu obyek wisata dengan obyek wisata lain.

Termsuk destinasi wisata yang dikelola Pemkab ataupun yang dikelola pemerintah desa. Dengan begitu, tidak ada lagi obyek wisata yang sepi dari kunjungan.

“Dengan terintegrasinya semua kawasan wisata di Pacitan, diharapkan akan tercipta sebuah pemerataan. Ketika obyek wisata yang dikelola Pemkab ramai dikunjungi wisatawan, demikian juga obyek wisata yang dikelola pemerintah desa juga akan ikut terdampak.

Dengan begitu pemerataan ekonomi bakal berlangsung. Perekonomian masyarakat juga akan semakin terangkat,” kata Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jatim yang sekaligus Caleg nomor urut 1 dari Dapil IX Jatim, Indra Widya Agustina saat dikonfirmasi, Selasa (5/12).

Indra yang juga kakak kandung Bupati Raden Mas Tumenggung Indrata Nur Bayuaji itu mengungkapkan, nanti ketika dirinya terpilih sebagai wakil rakyat, geliat UMKM di kawasan wisata juga menjadi prioritas.

Utamanya para generasi muda bisa ikut andil dalam bisnis wisata. Sebab peran mereka sangat diperlukan terutama ide-ide cemerlangnya. Di era milenial ini, peran pemuda menjadi salah satu pilar tegaknya perekonomian bangsa.

Demikian juga iklim investasi harus lebih masif. “Saya akan berupaya agar para investor wisata baik yang ada di provinsi ataupun nasional, bisa melirik Pacitan dan menanamkan investasinya. Demikian juga para pelaku UMKM kelas nasional kalau bisa kita datangkan untuk bisa memberikan transfer of knowledge bagi pelaku UMKM lokal,” jelasnya.

Keponakan SBY tersebut benar-benar ingin mengaplikasikan semua pengalaman tentang pengelolaan pariwisata sebagaimana yang pernah ia dapat saat berkeliling ke Asia dan juga benua Eropa.

Dari situlah, Indra mengaku banyak mendapat pengalaman tentang managerial pariwisata, yang kelak ketika dirinya duduk sebagai anggota parlemen, akan ia curahkan untuk kemajuan pariwisata di kampung halamannya.

Indra berharap, ide dan gagasannya tersebut bisa terlaksana. Semua itu, kata Indra tak lepas dari visi dan misinya Bupati Aji (Indrata Nur Bayuaji) untuk bisa menciptakan masyarakat sejahtera dan bahagia. Demikian juga semangat Presiden ke enam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk bisa membawa Pacitan lebih makmur dan berkeadilan.(Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian