ASB: Demokrat Berkomitmen Tinggi Menangkan Pasangan Prabowo-Gibran Di Pilpres 2024. Prabowo Sebut AHY Memiliki Khans Sebagai Pemimpin Masa Depan
Pacitan,Liputan 68.com- Politisi harus punya mimpi besar dan berupaya mewujudkan mimpi tersebut. Seperti halnya Partai Demokrat yang pernah berjaya di satu dekade, kini dibawah kendali Agus Hari Murti Yudhoyono (AHY), Demokrat akan berupaya kembali meraih masa kejayaannya.
Seperti disampaikan Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Pacitan, Arif Setia Budi. Menurut ASB begitu politikus muda itu akrab disapa, kejayaan Demokrat akan kembali bertengger beriringan dengan kemenangan Capres dan Cawapres Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 nantinya.
“Kita solid dengan berbagai upaya, kalau Partai Demokrat berupaya untuk memenangkan Bapak Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Sejak deklarasi lalu, mesin-mesin politik telah kita instruksikan untuk memenangkan pasangan capres cawapres nomor urut 2 tersebut.
Dan Ketum AHY selalu konsisten, mengikuti Pak Prabowo turun ke lapangan. Hal tersebut dapat dilihat dari pemberitaan di media lokal dan nasional serta media sosial,” kata ASB yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pacitan ini, Senin (18/12).
Menurut ASB di Pacitan, jajaran DPC Demokrat terus melakukan koordinasi dengan para kader dan simpatisan sampai ke level bawah agar mereka berkomitmen tinggi memenangkan pasangan capres cawapres yang diberangkatkan oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM), yang mana Partai Demokrat ada didalamnya.
Sementara itu sebagaimana dirilis media nasional terkemuka, Capres Prabowo menegaskan, bila AHY memiliki chance besar sebagai pemimpin masa depan. Hal tersebut berkaitan dengan peluang negara Indonesia menjadi 5 negara terkaya di dunia.
Prabowo menyebut nama Gibran Rakabuming Raka dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) punya kans menjadi pemimpin saat membicarakan peluang kemajuan RI tersebut.
Prabowo mulanya menyebut Indonesia belum berhasil memeratakan kekayaan negara. Menurutya, belum semua rakyat menikmati kekayaan negara.
“Saudara-saudara sekalian, semua pakar di dunia sudah melihat, Indonesia sekarang adalah ekonomi ke-16 terkaya di dunia. Ekonomi ke-16, tapi jangan cepat tepuk tangan, ke-16 tapi kita belum berhasil untuk pemerataan sehingga semua rakyat menikmati kekayaan itu,” kata Prabowo mengawali pidatonya di acara relawan ‘Gema PS’ di Blitar, Jawa Timur, Minggu (17/12/2023).
“Tetapi sebentar lagi kita akan meningkat dari 16 menjadi negara ke-10. Dan tak lama lagi mereka ramalkan kita akan menjadi negara ke-5 bahkan ke-4 terkaya sedunia, saudara-saudara sekalian,” sambungya.
Prabowo lantas berandai-andai pemimpin RI bertahun-tahun ke depan. Dia menyebut nama Gibran dan AHY yang akan menggantikannya menjadi pemimpin RI di masa mendatang.
“Mungkin saya tidak tahu pada saat itu siapa yang akan memimpin republik? Apakah Mas Gibran atau Mas AHY? Inilah calon-calon yang kita siapkan untuk mengganti saya, untuk mengganti generasi yang sekarang kita siapkan, pemimpin-pemimpin hebat untuk memimpin Indonesia di masa yang akan datang,” katanya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan