Liputan BERITA

Dinilai Pertanyaan Recehan Oleh Mahfud MD. Gibran Sindir Balik “Sekalipun Pertanyaan Recehan Mestinya Harus Tetap Dijawab”

Ditulis oleh Liputan68 pada 21 Januari 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Cawapres nomor urut 3, Prof Mahfud MD nilai pertanyaan Cawapres nomor urut 2, Gibran Raka Buming Raka, merupakan pertanyaan recehan.

Hal itu dilontarkan Mahfud, setelah mendapatkan tanggapan dari Gibran atas jawaban terkait pertanyaan mengenai cara mengatasi greenflation (inflasi hijau).

Pada sesi tanya jawab antar cawapres di debat cawapres pamungkas yang digelar di Jakarta Convention Centre (JCC), Minggu (21/1) malam, sulung Presiden Jokowi tersebut sempat melontarkan pertanyaan ke Mahfud MD mengenai greenflation. “Bagaimana mengatasi green flation,” tanya Gibran kepada Cawapres Mahfud.

Mungkin istilah greenflation dinilai hal asing, moderator sempat menegur Gibran, agar tidak menyampaikan pertanyaan berupa singkatan atau terminologi. Kalaupun pertanyaan tersebut berupa singkatan atau istilah, agar dijelaskan.

Akan tetapi teguran moderator sepertinya tak digubris oleh Gibran. Ia balik memberikan pernyataan kalau Mahfud MD seorang profesor sehingga paham dengan pertanyaan yang diajukan. “Pak Mahfud kan seorang profesor,” tegas Walikota Solo tersebut menanggapi teguran moderator.

Tak hanya itu, Gibran juga memberi ekspresi dengan menundukan kepala lantas tengok kanan dan kiri serta mengatakan kalau jawaban Mahfud MD, tidak sesuai dengan pertanyaan yang disampaikannya.

“Saya cari kesana kesini, jawaban Prof Mahfud tidak sesuai,” kata Gibran.

Sontak, tanggapan Gibran atas jawaban Mahfud yang banyak bertutur tentang kelestarian lingkungan dan keadilan sosial terhadap pengelolaan sumber daya alam, yang dinilainya tak nyambung, membuat Mahfud sedikit tersulut emosi. Dan membalas dengan pernyataan itu pertanyaan recehan.

Tak selesai sampai disitu, pada sesi tanya jawab berikutnya, Gibran juga kembali menyindir, meski pertanyaannya dinilai recehan oleh Mahfud, namun harusnya tetap dijawab. “Sekalipun recehan yang harusnya tetap dijawab,” kata Gibran.

Sementara itu debat Cawapres jilid kedua ini kali membahas tema pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa.

Debat dipandu oleh dua moderator perempuan yakni Jurnalis SCTV Retno Pinasti dan Jurnalis Metro TV Zilvia Iskandar. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian