Pidato Prabowo Sangat Mengharukan, Sebelum Menutup Orasi Politiknya Saat Kampanye Pamungkas Di GBK
Pacitan,Liputan 68.com- Ada yang mengharukan dan perlu dijadikan perenungan pada pidato akhir Capres Prabowo Subianto, saat menggelar kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (9/2).
Sebelum menutup orasi politiknya, Capres yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) tersebut menyampaikan kutipan pesan seorang pemuda berusia 21 tahun yang gugur dalam pertempuran di Tangerang pada 1946 silam.
Prabowo menegaskan, dalam saku pemuda tersebut, diketemukan secarik kertas dengan tulisan sebagai berikut.
“Dia mengatakan, kita tidak sendirian. Rakyat beribu-ribu orang, bergantung pada kita. Rakyat yang tak pernah kita lihat. Rakyat yang mungkin tak akan pernah kita lihat. Tetapi apa yang kita lakukan, akan menentukan apa yang akan terjadi pada mereka.
Dan saya tambahkan, apa yang akan terjadi pada mereka kepada anak-anak mereka, dan kepada cucu-cucu mereka,” kata Prabowo, yang membuat haru sekitar 600 ribuan massa yang hadir saat kampanye pamungkas sore itu.
Di kesempatan yang sama, Capres nomor urut 2 tersebut juga menekankan, agar masyarakat jangan sampai lengah.
“Saudara-saudara sekalian, kemenangan dihadapan kita. Kita tidak boleh lengah. Kita tidak boleh sombong, kita rendah hati. Kita sopan santun, jangan mau diprovokasi.
Jangan curang. Jangan menyakiti orang lain. Kita berbuat baik,” tegasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan