Liputan BERITA

Dangdut KPU Dialihkan Ke Stadion, Pelaku Usaha Kuliner Kecewa

Ditulis oleh Liputan68 pada 6 Juni 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Meski digempur dengan berbagai kritik dan kecaman dari berbagai pihak, KPU Pacitan bergeming, untuk terus berlanjut menggelar orkes dangdut dalam rangka launching tahapan Pilbup 2024.

Ketua KPU setempat, Sulis Styorini menegaskan, kegiatan launching tahapan Pilbup yang disertai dengan sosialisasi sudah diatur di dalam PKPU Nomor 9 Tahun 2022 tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Umum Dan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota dan Wakil Walikota.

Ketua KPU Pacitan, Sulis Styorini. (F. Yuniar).
Ketua KPU Pacitan, Sulis Styorini. (F. Yuniar).

Terkait adanya gelaran orkestra dangdut, yang akan menyertai kegiatan sosialisasi nantinya, menurut Sulis Styorini, juga sudah sesuai dengan regulasi tersebut. Yaitu masuk pada kriteria media kreatif, yang salah satu diantaranya seni musik.

“Sehingga kegiatan sosialisasi dengan selingan orkes dangdut, InsyaAllah sudah fixed untuk tetap kita laksanakan,” kata mantan dosen sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya ini, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon aplikasi chatting WhatsApp, Kamis (6/6).

Namun begitu, untuk waktu dan tempat yang kemungkinan akan dirubah. Semula, lanjut komisioner KPU yang lebih akrab disapa Rini ini, kegiatan orkes dangdut akan dihelat di Alun-alun Pacitan pada Sabtu 8 Juni mulai pukul 19.00 WIB.

“Kita sudah koordinasi dengan berbagai pihak, kemungkinan kegiatan orkes dangdut akan dialihkan di Stadion dan waktu pelaksanaannya pada siang hari. Yaitu mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Tapi pastinya bagaimana, hari ini akan kita bahas lagi bersama pihak Kepolisian dan pihak terkait lainnya. Termasuk juga perizinannya,” tutur Rini.

Sementara itu, Sri salah seorang pelaku usaha kuliner di Timur Pendopo, mengaku kecewa jika seandainya gelaran orkes dangdut KPU, harus dialihkan ke Stadion. Apalagi saat siang hari. “Waktunya istirahat kok mau lihat dangdut. Kalau malam hari kan enak. Adem dan pasti banyak yang akan nonton. Apalagi di alun-alun.

Kalau siang hari kan panas. Bisa-bisa mlethek gundule,” kata Sri ditempat terpisah.

Ia bersama dengan pelaku usaha lain, sangat berharap agar dagangannya laris manis, kegiatan orkes dangdut tetap dilaksanakan di alun-alun.

Terlebih, banyak pelaku usaha makanan yang biasa mangkal di Alun-alun Pacitan, sejak awal sudah persiapan menyambut kehadiran ribuan penonton dan berharap mau mampir untuk jajan di warungnya.

“La kalau digelar di stadion, siapa yang mau nonton. Kan percuma saja. Saya tetap berharap orkes dangdut KPU digelar di alun-alun,” tukasnya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian