Liputan BERITA

Wakil Ketua DPRD Pacitan, H. Lancur Susanto Habiburokhman, Ajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah di Bulan Suro dan Muharam 1448 H

Ditulis oleh Yuyun Abdhi pada 11 Juni 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan, Liputan 68.com-Jelang Bulan Suro yang bertepatan dengan Muharam 1448 Hijriah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, H. Lancur Susanto Habiburokhman, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana memperkuat keimanan, memperbanyak amal ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menurutnya, Bulan Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk mengisinya dengan berbagai amalan kebaikan, baik yang bersifat wajib maupun sunnah. Momentum spiritual ini hendaknya dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan sesama manusia, serta meningkatkan kualitas hubungan dengan Sang Pencipta.

“Bulan Suro atau Muharam adalah waktu yang sangat baik untuk meningkatkan ibadah tirakat dan berbagai amalan sunnah. Mari kita memperbanyak puasa sunnah, puasa Senin-Kamis, puasa Daud, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta berbagai amalan lain yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Ia menegaskan bahwa esensi dari seluruh amalan tersebut bukan semata-mata untuk memperoleh keberuntungan duniawi, melainkan sebagai bentuk penghambaan dan upaya mendekatkan diri kepada Zat Yang Maha Agung dan Maha Kuasa, yaitu Allah SWT.

Dalam suasana yang penuh keberkahan ini, Lancur juga mengajak masyarakat Pacitan untuk menjaga kerukunan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama. Menurutnya, nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam Bulan Muharam akan semakin bermakna apabila diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling membantu dan menebarkan kebaikan.

“Semoga dengan meningkatnya ibadah dan ketakwaan di Bulan Muharam ini, Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, keselamatan, dan kemudahan bagi masyarakat Pacitan serta bangsa Indonesia secara keseluruhan,” tuturnya.

Bulan Muharam menjadi pengingat bagi umat Islam bahwa setiap pergantian waktu adalah kesempatan untuk memperbaiki diri. Dengan memperbanyak ibadah, tirakat, dan amal saleh, diharapkan setiap insan mampu menapaki tahun baru Hijriah dengan hati yang lebih bersih, jiwa yang lebih tenang, serta semangat yang lebih kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik di hadapan Allah SWT.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuyun Abdhi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian