Liputan BERITA

HUT ke-18 Parai Beach Resort Teleng Ria: Dari Fun Run hingga Pawai Dokar, Pariwisata Pacitan Didorong Makin Bergeliat

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi pada 28 September 2026 • ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Bukan sekadar merayakan bertambahnya usia. Memasuki tahun ke-18, Parai Beach Resort Teleng Ria Pacitan menjadikan momentum ulang tahun sebagai ruang untuk memperkuat geliat pariwisata, menggerakkan ekonomi masyarakat, sekaligus mempererat kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan warga.

Rangkaian HUT ke-18 Parai Beach Resort Teleng Ria tahun 2026 dikemas dengan beragam kegiatan yang menyentuh berbagai sisi kehidupan masyarakat. Mulai olahraga, hiburan, sosial, hingga budaya, seluruhnya dipadukan dalam satu semangat: menjadikan pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.

Pembukaan rangkaian kegiatan dihadiri jajaran manajemen Parai Beach Resort Teleng Ria, Forkopimda Kabupaten Pacitan, tamu undangan, peserta kegiatan, serta masyarakat.

Mewakili Bupati Pacitan, Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, mengapresiasi perjalanan panjang Parai Beach Resort Teleng Ria yang selama 18 tahun turut mengambil bagian dalam perkembangan pariwisata Pacitan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pacitan, saya menyampaikan selamat ulang tahun yang ke-18 kepada Parai Beach Resort Teleng Ria. Delapan belas tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini menunjukkan komitmen, konsistensi, dan kerja keras dalam mengembangkan usaha sekaligus ikut menggerakkan sektor pariwisata di Kabupaten Pacitan,” ujar Prayitno, Senin (28/9).

Tak Sekadar Perayaan

Semarak HUT tahun ini diisi sejumlah agenda yang menyasar berbagai kalangan. Ada Fun Run 5K, Aero Zumba on the Beach, Festival Layang-Layang, Donor Darah, hingga Pawai Dokar.

Deretan kegiatan tersebut membuat perayaan ulang tahun tidak berhenti sebagai seremoni internal perusahaan. Ruang publik dibuka, masyarakat dilibatkan, sementara potensi wisata Pacitan ikut mendapatkan panggung.

Olahraga menjadi pintu masuk untuk membangun gaya hidup sehat. Kegiatan sosial menjadi wujud kepedulian. Sementara festival dan pawai budaya menjadi cara untuk menghadirkan kekayaan lokal dalam kemasan yang atraktif.

Bagi Pacitan, aktivitas semacam ini juga memiliki arti lebih luas. Semakin banyak orang datang dan beraktivitas, semakin banyak pula sektor ekonomi yang berpotensi ikut bergerak.

Prayitno menegaskan, pariwisata memiliki efek berantai terhadap perekonomian. Kunjungan wisatawan tidak hanya berdampak pada hotel dan destinasi, tetapi juga restoran, kuliner, transportasi, UMKM, ekonomi kreatif, hingga produk lokal masyarakat.

“Karena itu, kami berharap Parai Beach Resort Teleng Ria tidak hanya terus berkembang sebagai destinasi dan akomodasi wisata, tetapi juga semakin kuat membangun sinergi dengan pemerintah daerah, masyarakat, pelaku UMKM, serta berbagai pemangku kepentingan pariwisata,” kata mantan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian Pacitan ini.

Pariwisata Harus Berdampak ke Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap pertumbuhan industri pariwisata tidak berjalan sendiri. Dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat didorong untuk membangun kolaborasi yang mampu menciptakan peluang ekonomi secara lebih luas.

Bagi masyarakat, geliat pariwisata dapat membuka ruang bagi tumbuhnya usaha kuliner, jasa transportasi, kerajinan, ekonomi kreatif, hingga berbagai produk lokal.

Karena itu, keberadaan destinasi dan akomodasi wisata diharapkan bukan hanya mendatangkan wisatawan, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi yang terasa hingga ke masyarakat.

Memasuki usia ke-18, Parai Beach Resort Teleng Ria pun diharapkan terus berinovasi dan memperluas kontribusinya terhadap pembangunan pariwisata Pacitan.

Perjalanan 18 tahun menjadi catatan penting. Namun, tantangan berikutnya adalah bagaimana menjaga pertumbuhan, memperkuat kolaborasi, dan memastikan geliat pariwisata mampu menciptakan semakin banyak peluang bagi masyarakat.

“Semoga semakin sukses, semakin maju, dan semakin memberikan manfaat bagi Pacitan. Mari kita wujudkan pariwisata yang maju, ekonomi yang tumbuh, dan masyarakat Pacitan yang semakin sejahtera bahagia,” pungkas Prayitno.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian