Liputan BERITA

Dekan FH UMTS Sambangi Rutan Sipirok dan Lapas Padangsidimpuan, Dorong Pegawai Raih Gelar Sarjana Hukum

Ditulis oleh Editor NTT pada 22 Agustus 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

PADANGSIDIMPUAN – LIPUTAN68.COM – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi kalangan pekerja dan pegawai. Salah satunya melalui program kelas mandiri yang memberikan kesempatan bagi pegawai yang belum menyandang gelar sarjana untuk melanjutkan pendidikan.

Upaya tersebut dilakukan Dekan Fakultas Hukum UMTS, Sutan Siregar, SH., MH., bersama Kepala Laboratorium Fakultas Hukum UMTS, Abdul Azis Abidan, SH., MH., dan pegawai administrasi, Hendri Efendi Siregar, S.Pd., dengan melakukan kunjungan promosi ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sipirok dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Padangsidimpuan, Sabtu (22/8/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai program pendidikan yang tersedia di Fakultas Hukum UMTS, khususnya program kelas mandiri bagi kalangan pegawai yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana hukum.

Dalam kunjungan itu, rombongan Fakultas Hukum UMTS melakukan sosialisasi sekaligus penjajakan untuk menjaring calon mahasiswa dari kalangan pegawai yang memiliki keinginan meningkatkan pendidikan dan memperoleh gelar Sarjana Hukum (SH.).

Dekan Fakultas Hukum UMTS, Sutan Siregar, SH., MH., mengatakan, program kelas mandiri merupakan salah satu bentuk komitmen Fakultas Hukum UMTS dalam memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Menurutnya, tidak sedikit pegawai maupun pekerja yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan, namun terkendala oleh aktivitas pekerjaan dan waktu.
Karena itu, Fakultas Hukum UMTS menghadirkan program kelas mandiri sebagai salah satu pilihan bagi mereka yang ingin meningkatkan pendidikan dan kompetensi di bidang hukum tanpa harus meninggalkan pekerjaan.

“Program ini kami hadirkan untuk memberikan kesempatan kepada para pegawai yang belum sarjana agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Sutan Siregar.

Tetap Bisa Bekerja Sambil Kuliah
Melalui program kelas mandiri tersebut, para pegawai yang belum memiliki gelar sarjana diharapkan dapat memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan secara lebih fleksibel.

Dengan demikian, aktivitas pekerjaan tetap dapat berjalan, sementara pendidikan juga dapat ditempuh sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi.

Kegiatan promosi ke Rutan Sipirok dan Lapas Padangsidimpuan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi para pegawai yang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan, khususnya di bidang hukum.

Fakultas Hukum UMTS berkomitmen untuk terus memberikan ruang dan kesempatan bagi masyarakat, termasuk kalangan pekerja dan pegawai, yang ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.

(LP-03) 

Ditulis oleh Editor NTT

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian