Liputan BERITA

Pemkab Pacitan–UGM Matangkan Draf Kerja Sama, Dorong Sinergi Pembangunan Berbasis Keilmuan

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi pada 24 September 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Pemerintah Kabupaten Pacitan terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.

Salah satunya melalui kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang kini memasuki tahap pembahasan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pacitan menjadwalkan rapat koordinasi bersama Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik UGM, Kamis, 24 September 2026.

Pertemuan tersebut akan membahas secara lebih rinci draf PKS antara Dinas PUPR Kabupaten Pacitan dan UGM. Rapat dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, secara luring di Ruang Rapat Dinas PUPR Kabupaten Pacitan maupun daring melalui Zoom Meeting.

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Pacitan, Hesti Suteki, mengatakan pembahasan draf PKS menjadi bagian penting untuk memastikan kerja sama yang dibangun kedua pihak memiliki pijakan yang jelas serta dapat memberikan manfaat konkret bagi pembangunan daerah.

Menurut Hesti, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi memiliki ruang yang luas, terutama dalam mempertemukan kebutuhan pembangunan dengan kapasitas akademik, riset, dan keahlian teknis yang dimiliki perguruan tinggi.

“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada dokumen, tetapi dapat menjadi ruang kolaborasi yang memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Pacitan,” kata Hesti.

Ia menjelaskan, keterlibatan perguruan tinggi seperti UGM juga membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk memperoleh dukungan keilmuan dalam menghadapi berbagai persoalan pembangunan yang membutuhkan pendekatan berbasis data, kajian, dan keahlian profesional.

Dalam konteks tersebut, pembahasan draf PKS menjadi momentum untuk menyelaraskan kepentingan dan ruang lingkup kerja sama, termasuk memastikan substansi perjanjian dapat diimplementasikan sesuai kewenangan serta kebutuhan masing-masing pihak.

Kerja sama Pemkab Pacitan dengan UGM diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem pembangunan yang semakin kolaboratif. Pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan sumber daya internal, tetapi juga membuka ruang bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi melalui pengetahuan, inovasi, dan pengalaman akademiknya.

Rapat koordinasi yang digelar tersebut sekaligus menjadi tahapan penting sebelum kerja sama memasuki proses lebih lanjut.

Dengan demikian, PKS antara Pemkab Pacitan dan UGM diharapkan tidak sekadar menjadi formalitas administratif, melainkan menjadi instrumen kolaborasi yang mampu menjembatani dunia pemerintahan dan dunia akademik dalam menjawab kebutuhan pembangunan daerah secara lebih terukur dan berkelanjutan.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian