Sekertaris IDI Pacitan : Teori Kedokteran Dibolak-Balikan Oleh Virus SARS-CoV-2

Pacitan, liputan68.com- Anggapan remeh oleh sebagian masyarakat tentang covid-19, kembali ditanggapi oleh penanggung jawab wisma atlet Pacitan sebagai lokasi karantina, dr Johan Tri Putranto.

Memetikan seniornya yang juga seorang dokter dan bertugas sebagai tim inti penanganan covid-19 di salah satu rumah sakit di Jakarta, dr Arifin, dalam video berdurasi 8.39 menit, dijelaskan bahwa covid-19 lebih pada kuasa Allah SWT. “Teori kedokteran yang begitu canggih sempat dibolak-balikan oleh virus SARS-COV-2 ini. Sehingga saya berkesimpulan, kalau Covid-19 lebih kepada kuasa Allah SWT,” kata Johan memetikan penjelasan dan pengalaman dari seniornya tersebut, Kamis (31/12).

Mengapa begitu? Menurut Johan banyak hal-hal ganjil atas sebaran virus asal Wuhah, Tiongkok tersebut. Ada cerita, dalam satu keluarga berjumlah lima orang. Suami seorang dokter dan istrinya hanya ibu rumah tangga.

Akan tetapi, justru istrinya yang hampir tidak pernah keluar rumah, namun terinfeksi covid-19. Sedangkan suami dan tiga anaknya negatif dari paparan coronavirus.

Begitupun juga ada satu keluarga, dimana suami dan istrinya positif namun semua anggota keluarga lainnya, termasuk asisten rumah tangga terbebas dari infeksi coronavirus. “Ini yang saya katakan sebaran covid-19 memang aneh dan sulit diketahui. Ilmu kedokteran pun seakan dibolak-balikan oleh karakter coronavirus. Orang yang ada kontak erat justru tidak tertular. Namun mereka yang lebih banyak tinggal dirumah, justru malah terpapar,” cerita dokter yang juga menjabat sebagai Kepala UPT Puskesmas Gondosari Kecamatan Punung Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan ini.

Lebih lanjut dokter yang juga dipercaya sebagai Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pacitan ini menjelaskan, teori menyatakan bahwa seseorang yang terinfeksi suatu virus, maka kekebalan terhadap virus tersebut akan terbangun dengan sendirinya.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *