MADINA — LIPUTAN68.COM — Sebuah video aksi tari ular yang dilakukan sejumlah waria di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, bikin heboh. Aksi ini pun mendapatkan kecaman oleh warga.
Dilihat Kamis (27/1/2022), dalam video terlihat ada sejumlah waria yang menari di acara itu. Ular yang mereka bawa pun cukup banyak.
Mereka menari di tengah kerumunan warga yang menonton. Terlihat para penari dan warga tidak menggunakan masker.
Para penari terlihat mendekati warga dengan membawa ular. Bahkan ada salah seorang warga yang ikut maju untuk memegang ular.
“Hal ini sudah menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat Madina. Dari sisi pendidikan hal ini sangat disayangkan karena acara yang sudah berlangsung itu sangat meresahkan bagi generasi muda Madina,” kata Ketua Dewan Pendidikan Madina, Miswaruddin Daulay kepada wartawan.
Kecaman juga disampaikan warga lain, Herman Birje Nasution. Dia menilai harusnya tidak ada kegiatan tari ular seperti itu di Madina.
“Harusnya kejadian seperti itu tidak terjadi,” ungkapnya.
Pemkab Madina menyesalkan adanya pesta ulang tahun yang diisi dengan tarian waria. Pemkab Madina meminta acara seperti itu tidak terulang kembali.
“Kami menyesali kejadian ini, saya baru tau ada pesta ini H+5. Kami mengimbau hal-hal seperti ini tidak terulang lagi di bumi gordang sambilan,” kata Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution.
Atika mengatakan peristiwa ini baru pertama sekali terjadi di Madina. Atika mengatakan pesta seperti ini bertolak belakang dengan adat istiadat di Madina.
“Sangat menyayangkan ini terjadi, bertolak belakang dengan tatanan kehidupan di Madina yang agamis, sosialis dan toleran. Namun pesta seperti ini kami tidak bisa tolerir. Kami imbau kepada seluruh masyarakat Madina, jaga nama besar Madina, tegakkan prokes, hindari kerumunan, kita masih belum selesai menangani permasalahan Covid-19,” pungkasnya. (LM-02)
TEKS FOTO
TARIAN ULAR: Screenshot video tarian ular pada sebuah acara ulang tahun di Kabupaten Madina, menghebohkan warga setelah tersebar di berbagai media sosial maupun grup-grup Whatsapp, Kamis (27/1/2022).

