Kebanggaan Apple Resmi Disuntik Mati, Inilah Sejarah Kejayaan IPod
Liputan68.com | Setelah hampir 22 tahun menggunakan iPod di industri pemutar musik digital, Apple Inc. secara resmi menghentikan produksi iPod Touch dan mengatakan tidak akan lagi memproduksi iPod Touch karena permintaan pasar yang menurun.
Berita bahwa iPod telah ditarik dari pasar global menandai berakhirnya lebih dari 20 tahun perjalanan iPod.
Pertama kali dirilis pada Oktober 2001, iPod generasi pertama telah melampaui jajaran perangkat elektronik terpopuler.
Didesain mini dan portabel, pemutar musik ini dapat menampung ribuan lagu dan menjadi primadona ketika pemutar MP3 lainnya dijual dalam ukuran besar dan berat.
Meski masih ada permintaan, penjualan iPod mampu mendongkrak pendapatan Apple Inc hingga 40%. Karena tingginya permintaan perangkat iPod, nama Apple Inc. juga telah memasuki pasar global.
Seperti dikutip dari situs the Quint, setelah wartawan merangkum sejarah perkembangan produk perangkat musik iPod dari masa awal kejayaannya hingga masa kelamnya, Apple melakukan berbagai perubahan untuk terus menghadirkan inovasi baru bagi para pengguna iPod.
iPod Klasik(2001-2004)
Diluncurkan pada 23 Oktober 2001, produk ini bukanlah iPod pertama, dan MP3 ini hanya ada beberapa waktu.
Namun, kemunculan generasi iPod Classic ini diklaim oleh Apple sebagai pendahulu dari seri iPod berikutnya.
Dengan masa pakai baterai 10 jam dan penyimpanan 5GB hingga 1000 lagu, iPod Classic dirancang untuk mengemas fitur yang tepat ke dalam paket yang relatif kecil.
iPod Mini 2004-2005)
Perubahan berlanjut pada iPod lagi pada tanggal 20 Februari 2004, dengan perubahan tampilan pada perangkat pemutar musik generasi ke-4 Apple. Pabrik telah mengubah ukuran dan menambahkan lima variasi warna baru ke seri ini.
Tidak hanya itu, iPod Mini juga dilengkapi dengan fitur pemutar musik acak dan roda klik sensitif sentuhan yang dapat dinavigasi pengguna dengan satu tangan.
Pada tahun 2005, Apple kembali melakukan perubahan besar pada tampilan iPod. Sayangnya, setelah dua tahun mendominasi pasar musik, produksi seri iPod Mini terhenti.
iPod Nano(2005-2006)
Tak lama setelah iPod Mini berhenti produksi, Apple merilis iPod bernama Nano, yang lebih tipis dan lebih kecil dalam desain dari pendahulunya. Untuk menavigasi lagu, pengguna dapat menggunakan fungsi tombol di tengah perangkat.
Dengan ukuran yang relatif kecil, iPod 0,27 inci ini memudahkan pengguna untuk memasukkan perangkat musik Apple mereka ke dalam saku.
Pada tahun 2006, iPod Nano memperluas kapasitasnya menjadi 80GB, meningkatkan daya baterai, dan mendukung kemampuan pencarian untuk meningkatkan dukungan game.
iPod Classic-(2007-2008)
iPod semakin menjadi perangkat musik top di dunia. Dengan pencapaian tersebut, Apple akan meluncurkan seri iPod Touch atau layar sentuh dengan layar 3,5 inci dan kapasitas penyimpanan hingga 160. GB.
Pada seri ini, Apple juga menambahkan kemampuan WiFi yang memungkinkan pengguna untuk berselancar di dunia maya, seperti menonton Youtube, dan membeli musik secara nirkabel.
Tahun ini, iPod mencapai masa jayanya, dengan penjualan hingga 141 juta unit hanya dalam satu tahun.
Sayangnya, pada tahun 2008, Apple merilis aplikasi musik di perangkat seluler bernama iTunes Store.
Munculnya iTunes Store disebut-sebut sebagai awal kemunduran produk iPod.
iPod Shuffle(2009)
Penjualan iPod tahun ini menurun, namun hal ini tidak mengurangi antusiasme Apple untuk menghadirkan iPod Shuffle gen-3 dengan fitur sulih suara, radio, dan tanpa layar pada Maret 2009.
Seri shuffle memudahkan untuk menemukan informasi tentang judul lagu dan kapasitas baterai iPod. Menjelang akhir tahun.
Pada September 2009, Apple meluncurkan iPod Shuffle non-sentuh pertama dengan kamera yang mendukung foto dan video.
Tahun berikutnya, Apple berhenti menerbitkan seri baru, meskipun terus memperbarui tampilan, kapasitas, dan fitur kelima produknya.
Hingga 2014, iPod Classic pensiun 13 tahun setelah debutnya di industri musik.
Produk ini telah dihentikan karena sulit bagi Apple untuk mendapatkan komponen lama dari iPod Classic.
Produksi iPod Apple mengalami stagnasi lagi pada 2019. Pada saat itu, produksi iPod Touch generasi ke-7 dan terakhir secara resmi dihentikan.
Hingga tahun 2022, Apple resmi berhenti memproduksi iPod.
Persaingan sengit di industri perangkat musik setiap tahun telah menggerogoti masa kejayaan iPod. Secara khusus, popularitas layanan streaming musik mendapatkan perhatian dunia.

Tinggalkan Balasan