Liputan PENDIDIKAN

Lebih dari 11 Ribu Pendaftar Hanya dalam Waktu 2 Jam, PPDB Sumut Wilayah 3 Diserbu

Ditulis oleh Liputan68 pada 12 Juni 2022 • ⏱️ 2 Menit Baca

Medan – Liputan68.com – Pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Wilayah 3 melonjak tinggi pada hari pertama dibuka pada Sabtu (11/06/2022).

Keterangan dari Dinas Pendidikan Sumut, laporan sementara ada sebanyak 11.420 Pendaftar jalur zonasi untuk di wilayah 3 Sumut.

11.420 Pendaftar ini terdiri dari 8.782 pendaftar SMA dan 2.638 untuk tingkat SMK di wilayah 3 yang melingkupi kota Medan, Tebing Tinggi, Binjai, Langkat, Deliserdang, Sergai, Karo, dan Dairi.

“Dari pukul 12.00 WIB tadi, jumlah Pendaftar ini masih diungguli oleh wilayah Binjai-Langkat sebanyak 2.731 pendaftar dengan rincian untuk tingkat SMA sebanyak 2.344 orang dan untuk tingkat SMK sebanyak 387 orang,” ungkap Ketua Panitia PPDB Sumut Ichsanul A Siregar.

Sementara itu, untuk Kota Medan saat ini sudah ada sebanyak 2353 pendaftar PPDB jalur Zonasi yang terdiri dari 1.645 orang di tingkat SMA dan 708 orang untuk di tingkat SMK.

Sementara itu, Ichsanul juga mengatakan sejauh ini belum ada laporan keluhan yang mendesak.

“Alhamdulillah PPDB masih berjalan lancar walaupun ada pengaduan masih dengan keluhan yang sama yaitu reset password dan yang lain,” ujarnya.

Kemudian, Ichsanul juga menyebutkan bahwa berdasarkan data sementara, pendaftar zonasi wilayah I berjumlah 31.672 pendaftar, diantaranya 20.127 orang untuk tingkat SMA dan 11.545 orang untuk tingkat SMK yang sudah dibuka sejak 31 Mei – 21 Juni 2022 mendatang.

Wilayah I melingkupi Kepulauan Nias, Kabupaten Madina, Kota Sidempuan, Kabupaten Tapsel, Kabupaten Paluta, Kabupaten Palas, Kabupaten Labusel, Kabupaten Labuhan Batu, dan Kabupaten Labura.

Wilayah 2 yang melingkupi Sibolga, Taput, Tapteng, Humbang Hasundutan, Samosir, Simalungun, Pematang Siantar, Tanjung Balai, Asahan, Batubara, dan Pakpak Bharat, sudah ada sebanyak 49.547 pendaftar zonasi yang terdiri dari 33.772 orang untuk tingkat SMA dan 15.755 orang untuk tingkat SMK.

Dalam pelaksanaan PPDB jalur zonasi yang terus dibuka hingga saat ini, Ichsanul juga tetap mengingkatkan kepada para peserta agar dapat memilih sekolah secara bijak.

“PPDB dibuat online agar tidak ada image bahwa hanya beberapa sekolah yang unggul. Dengan adanya ppdb ini, semua sekolah itu unggul jadi gak hanya bertumpu kepada satu sekolah saja. Tidak, semua itu unggul karena kan sama gurunya itu PNS. Tidak ada yang berbeda. Kita harapkan kepada orang tua ataupun siswa, jangan hanya fokus satu sekolah saja, semua sekolah itu harus kita unggulkan,” pungkasnya.(SS)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian