Presiden Jokowi Berikan Atensi Tanah Warga Dicaplok Jalan Tol, Polda Jateng Bergerak
LIPUTAN68.COM , Demak- Proses penyelidikan tanah milik Ahmad Suparwi mulai dilakukan. Pasalnya, tanah miliknya diduga “dicaplok” proyek jalan tol Semarang-Demak.
Akhirnya, Satgas Mafia Tanah Subdit 2 Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Jateng turun tangan, dengan memasang plang di jalan tol Semarang- Demak, Rabu, 31 Agustus 2022.
Hal ini terjadi, berawal saat rombongan Presiden Jokowi berkunjung ke Pasar Peterongan Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 5 Juli 2022.
Saat itu, Achmad Suparwi menyampaikan keluhannya dan didengar Presiden Jokowi.
“Tanah saya belum dibayar, tapi sudah dibangun jalan tol pak,” teriak Ahmad Suparwi.
“Saya sudah lapor ke Polda Jateng tapi buntu. Saya juga sudah lapor ke BPN Jateng (Badan Pertanahan Nasional) juga buntu. Padahal, surat tanah dan pembelian masih saya pegang,” keluhnya melanjutkan.

Alhasil Presiden Jokowi memberikan atensi. Polda Jatengpun proaktif menangani kasus tersebut.
Dalam rangka proses penyelidikan, Satgas Mafia Tanah Subdit 2 Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Jateng melakukan proses penetapan batas-batas tanah, yang dilaksanakan oleh Staf Pengukuran BPN Kabupaten Demak.
Proses pengukuran sampai pemasangan plang dihadiri H. Achmad Suparwi, Staff Desa Pulosari, Karangtengah Demak, Staff BPN Demak, Staff Bupati Demak, PT. Pembangunan Perumahan, PT. PP Semarang-Demak, PPK PUPR Jawa Tengah dan undangan lainnya.
Sementara, Polda Jateng dipimpin langsung Tim Satgas Mafia Tanah Ditreskrimum Polda Jateng.
“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan aman,” pungkasnya. (red).

Tinggalkan Balasan