Ketua HPI Sergai Boyong Wisatawan Asing Ke Kebun Buah Naga Di Desa Sei Sijenggi Perbaungan
SERDANG BEDAGAI – LIPUTAN 68.COM – Ketua Himpunan Parawisata Indonesia (HPI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Mhd Safrizal bersama Warga Cekoslowakia berkunjung ke Kabun Buah Naga di Dusun IV Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan dalam rangka untuk mewujudkan Program pengembangan Desa Wisata, Jum’at (3/3/2023).
Kehadiran Ketua HPI Sergai bersama tamu Wisatawan Manca Negara dari Cekolawakia dan juga Tenaga Ahli (TA) Sergai Panji Ramlan Zendrato, Pendamping Desa Mhd Isya Lubis, SH serta Pendamping Lokal Desa (PLD) Satya Bagus Gunawan Lubis, SE. disambut oleh Kepala Desa (Kades) Sei Sijenggi Sutarman beserta para perangkat Desa dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sei Sijenggi.
Pada awak media Mhd Syahrizal mengatakan : ” Bahwa di Kabupaten Sergai Ada 237 Desa dan 6 Kelurahan dari 27 Kecamatan dan ada Desa yang sudah menjadi Desa Wisata dan juga dikunjungi oleh Tamu Wisatawan Asing Seperti Desa Buluh Duri dengan Wisata Arung Jeramnya dan Desa Melati II Panteng Kleset”, pungkas Ketua HPI Sergai.
Beliau juga mengatakan, Desa wisata dalam konteks wisata Pedesaan dapat disebut sebagai Aset Kepariwisataan yang berbasis pada potensi Desa dengan segala keunikan dan daya tarik yang dapat diberdayakan dan dikembangkan sebagai Produk Wisata yang menarik bila ada kunjungan Wisatawan baik itu wisatawan Asing maupun Wisatawan Dalam Negeri, ungkap Safrizal.
Desa Sei Sijenggi merupakan sebuah Destinasi yang memiliki potensi yang unik seperti ada Replika Kapal Kandas tepat nya diseputaran Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan – Tebing Tinggi juga Kebun Buah Naga, juga dari keunikan tersebut menjadi daya tariknya serta nilai-nilai kerukunan yang dihuni oleh para masyarakat berbagai suku serta perbedaan kepercayaan.
Pada akhir percakapannya dengan awak media Ketua HPi Sergai juga menyebutkan: semoga Pokdarwis dan para Pemuda Dusun di Desa Sei Sijenggi ini membentuk CPSS (Creative Peace Srumbung Society), memiliki mimpi untuk membangun Dusun mereka menjadi DWKP (Desa Wisata Kreatif Perdamaian),
Serta perlunya pelatihan Manajemen Wisata dan “Pelatihan ini dilakukan sebagai rangkaian kegiatan dari pelatihan Speaking, dan Kearifan lokal karena Kabupaten Sergai ini banyak inovasi, juga perlunya membentuk Organisasi Pengelola Destinasi Pariwisata, yang meliputi semua Stakeholders.
BumDes dan Pokdarwis diharapkan memiliki Visi dan Misi yang sama serta melakukan koordinasi yang baik serta Pariwisata yang dikembangkan haruslah dapat mengentaskan kemiskinan (pro poor).
Seperti yang didambakan oleh Masyarakat Sergai yang disebutkan oleh Bupati H. Darma Wijaya dengan Visinya: untuk mewujudkan Kabupaten Sergai MAJU TERUS ( Mandiri Sejahtera dan Religius) serta dengan 7 Sapta Dambaan, apalagi Bupati Sergai ini telah beberapa kali mendapat Anugrah terbaik dari Pemerintah RI sebagai Bupati di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradab, dan Ketua HPI Sergai juga mengatakan apa yang saya laksanakan ini untuk Persiapan Hakernas HPI yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sergai, Tutup Safrizal. (Dipa).

Tinggalkan Balasan