Didukung Bupati Jombang dan Ponorogo, Mantan Pejabat Pacitan, Sakundoko Teduh Hati Dibawah Naungan Partai Berlambang Ka’bah Menuju Pileg 2024
Pacitan- Stategi politik memang harus dipersiapkan bakal caleg, seiring belum adanya kepastian hukum terkait sistem kepemiluan 2024. Proporsional terbuka ataukah proporsional tertutup masih menjadi misteri bagi semua kontestan pemilu.
Berangkat dari persoalan tersebut, tak salah jika bakal caleg harus mencari titik aman. Baik dari partai politik pengusung, daerah pemilihan, maupun nomor urut yang akan mereka tempati pada daftar calon tetap (DCT) yang ditetapkan oleh KPU nantinya.
Pendapat inilah yang oleh mantan jajaran jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) lingkup Pemkab Pacitan, Sakundoko, untuk dijadikan alasan, melakukan manuver politik dengan pindah partai pada tahapan pencalonan Pileg 2024. “Insha Allah, sekarang ini saya mantap untuk terus maju sebagai caleg Dapil IX Jatim dari PPP. Ini sudah keputusan final,” ujar mantan Kepala Dinas Pendidikan Pacitan itu, saat dikonfirmasi, Kamis (04-05-2023).
Sakundoko tidak menampik, bila sebelumnya ia sempat bergabung dengan salah satu partai kontestan pemilu. Namun dia mengakui saat itu belum menentukan keputusan politknya, untuk terus macong atau tidak di Pileg 2024.

Setelah ada sinyal dari PPP, sontak ia pun langsung mengambil keputusan strategis untuk pindah partai dan memutuskan terus macong sebagai caleg di dapil IX Jatim melalui partai berlambang Ka’bah tersebut.
“Saya sempat ditimbali sama Ibu Ketua DPW PPP, Hj Mundjidah Wahab dan di utus untuk maju sebagai caleg di dapil IX Jatim. Itu yang membuat saya semakin mantap untuk terus berjuang. Selain itu, hati ini semakin teduh ketika bernaung di partai politik dengan lambang Ka’bah tersebut. Tak lupa dukungan dari rekan-rekan di DPC PPP Pacitan yang juga menjadi modal kepercayaan besar bagi saya, ” tutur Sakundoko.
Diketahui, Mundjidah Wahab saat ini juga menjabat sebagai Bupati Jombang. Masyarakat sangat mengagumi sosok putri dari Pahlawan Nasional KH Wahab Chasbulloh itu, karena tingginya attitude kepemimpinan dan dikenal sebagai bupati penyabar.
Sakundoko juga bertutur, selain mendapatkan restu dari Hj Mundjidah, ia juga banyak mendapatkan motivasi dari Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang juga Presiden Mafia Sholawat tersebut, untuk terus maju sebagai caleg dari PPP.
“Saya juga banyak mendapatkan motivasi serta pencerahan dari Pak Bupati Sugiri Sancoko, agar melanjutkan perjuangan melalui PPP. Ini investasi politik besar bagi saya, untuk bisa mewujudkan harapan dan cita-cita besar kedua tokoh karismatik itu,” beber keturunan ke tujuh dari Syech Yahudo, salah seorang ulama besar Nahdatul Ulama, yang makamnya berada di Desa Nogosari, Lorok, Kabupaten Pacitan tersebut.
Tak lupa Sakundoko, juga meminta restu serta dukungan dari masyarakat di Pacitan, agar saat hari H pencoblosan nanti, bisa menyalurkan hak pilihnya dan mencoblos PPP untuk DPRD Provinsi Jatim. “Mohon doa restu dan dukungan dari semua elemen masyarakat di Pacitan,” ujar Sakundoko.
Sementara itu sebagaimana diketahui, dapil IX Jatim meliputi Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Ngawi dan Magetan.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan