Politisi PDI-P Ajak Kedepankan Politik Santun, Beretika dan Bermoral, Sindir Jokowi?
MEDAN — LIPUTAN68.COM — Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, mengajak seluruh komponen bangsa menjalani tahun politik ini dengan mengedepankan kesantunan, etika, dan moralitas.
Menurut politisi PDI Perjuangan, politik yang dibangun tak hanya persoalan kekuasaan semata, melainkan sebuah pengabdian dan perjuangan mencapai kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan sudah seharusnya elite politik memberikan teladan kepada masyarakat luas, mengenai etika berpolitik.
“Kita jangan menjelek-jelekkan satu sama lain. Harus saling menghargai, menghormati, anak muda menghormati para orang tua, begitupun sebaliknya. Kita hidup bergotong royong untuk mewujudkan Indonesia raya,” katanya, Senin (23/10/2023).
Baskami mengatakan bangsa Indonesia sejak zaman dahulu, telah memakai konsep harmoni, baik antarmanusia, alam sekitar, dan Tuhan.
“Kita telah hidup berdampingan dan rukun. Sebuah bangsa akan maju bila mampu bergotong royong, bertekad untuk mencapai cita-cita bersama, bukan saling menjatuhkan satu sama lainnya,” kata dia.
Lebih lanjut disampaikannya, pancasila sebagai pandangan hidup bangsa (way of life) harus diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari termasuk dalam berpolitik.
“Pada sila persatuan Indonesia, yang harus diutamakan adalah persatuan, kesatuan dan kepentingan bangsa dibanding kepentingan golongan maupun pribadi,” tegasnya.
Pemilu, kata Baskami harus dirayakan dengan kebahagiaan, bukan umpatan, ujaran kebencian dan perpecahan satu dengan yang lain.
“Berbeda pilihan boleh, akan tetapi harus diterima dengan sikap lapang dada,” tambahnya.
Baskami berharap kontestasi pemilu nanti menghasilkan produk demokrasi yang semakin berkualitas.
“Sehingga melahirkan kepemimpinan nasional yang dapat memberikan teladan bagi kita. Berintegritas, sesuai tindakan dan ucapan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan