Pemilu 2024, Suara Emak-emak Sama Pentingnya dengan Kaum Milenial
MEDAN — LIPUTAN68.COM — Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, mengajak kaum emak-emak untuk menyalurkan hak politiknya alias jangan golput pada Pemilu 14 Februari 2024.
Menurutnya, suara kaum ibu-ibu sama pentingnya seperti kalangan milenial maupun Gen-Z, di mana ikut menentukan perjalanan bangsa ini untuk lima tahun mendatang.
“Selain generasi milenial dan Gen-Z, suara emak-emak ini sangat menentukan di pemilu. Saya yakin dan percaya, ibu-ibu sekalian mau datang ke TPS untuk menentukan pilihannya. Pilih pemimpin dan wakil kita yang berkompeten untuk membawa bangsa ini semakin unggul ke depan,” katanya saat temu ramah dengan kaum ibu di Gang Bukit, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Minggu (10/12/2023).
Lebih lanjut dikatakannya, figur ‘emak’ dianggap sebagai sosok yang bisa dipercaya karena memiliki nilai kejujuran.
Baginya, pilihan seorang ibu di dalam rumah tangga menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.
“Bahkan wajib diikuti oleh keluarga — suami, anak, cucu, kerabat, serta orang lain yang mencintai dan menghormati, ibu dan emak kita,” tambahnya.
Selama ini setiap ‘turun ke bawah’, pihaknya selalu mengundang emak-emak untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan.
“Baik sosper penyalahgunaan narkoba, penguatan wawasan kebangsaan dan reses (serap aspirasi), saya selalu mengundang emak-emak. Bagi saya kaum ibu menjadi sosok sentral di tengah keluarga,” ucapnya.
Ia menegaskan suara emak-emak dan aspirasinya harus didengarkan agar nantinya tersedia berbagai program yang berpihak pada kepentingan dan hak-hak kaum perempuan.
“Kemarin saya baru mengulas di media soal kekerasan seksual terhadap kaum perempuan. Saya mengutuk keras hal itu dan meminta seluruh stakeholder membuat langkah strategis,” imbuhnya.
Pantauan lapangan, Baskami didampingi Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Medan Johor, Jusup Ginting beserta jajaran.
Senada dengan Baskami, Jusup meminta kaum ibu untuk mengawal rekapitulasi suara dari tingkat TPS.
“Kita awasi suara kita, pemilu ini harus aman, damai dan tertib. Ibu-ibu kiranya bisa mengawasi proses pemilu kita dari tingkat TPS,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan