Dinobatkan Bandara Terburuk di Dunia, Direktur Inkoppol Wilayah Bali Minta Manajemen Bandara Ngurah Rai Diganti
Denpasar, LIPUTAN68.COM ! Lembaga konsumen penerbangan AirHelp merilis daftar bandara terbaik dan terburuk di dunia. Sebanyak tiga bandara di Indonesia masuk ke dalam daftar sepuluh bandara terburuk di dunia, diantaranya Bandara Ngurai Rai Bali.
Daftar bandara terbaik dan terburuk itu dirilis pada 5 Desember 2023. Hampir 200 bandara di dunia masuk dalam penilaian itu, tepatnya 194 bandara.
Kriteria penilaian meliputi ketepatan waktu pemberangkatan, kepuasan pelanggan, dan fasilitas pelengkap di dalamnya, termasuk toko dan gerai kuliner. Penilaian dilakukan melalui survei yang dilakukan dari 1 Januari hingga 30 September kepada lebih dari 15.800 penumpang.
Berkaitan dengan predikat yang diberikan kepada Bandara Ngurah Rai Bali, Direktur Inkoppol Ekonomi Khusus Wilayah Bali I Putu Sudiartana angkat bicara.
Bahkan tokoh Bali yang akrab disapa Putu Liong ini mengkritik pedas pihak Manajemen Bandara Ngurah Rai Bali karena dianggap tidak mampu bekerja. Menurutnya predikat yang disandang itu merupakan pukulan telak dan sesegera mungkin dilakukan pembenahan.
“Banyangkan saja, begitu megahnya Bandara Ngurah Rai Bali tetapi justru mendapat predikat buruk. Ini tandanya orang-orang pemangku kebijakan di dalamnya tidak mampu bekerja dengan baik,” tegas Sudiartana, Senin (25/12/2023).

Karena itu menurutnya, perlu dilakukan perbaikan secara menyeluruh, mulai dari sarana transportasi, SDM yang menjalankan bisnis transportasi itu sampai kepada manajemen Bandara itu sendiri.
Predikat yang disandang Bandara Ngurah Rai saat ini versi AirHelp, tentunya berdasarkan penilaian beberapa kriteria. Sehingga sangat mudah menemukan benang kusutnya.
“Nah untuk meluruskan kembali benang yang sudah terlanjur kusut, diperlukan peremajaan orang-orang pemangku kebijakan di dalamnya. Jangan lagi menggunakan orang-orang yang membuat benang itu kusut,” ujar tokoh Bali yang akrab disapa Putu Liong.
Tokoh dengan ciri khas kepala plontos ini meminta Menteri Perhubungan segera menindaklanjuti predikat buruk Bandara Ngurah Rai dengan mengganti Pimpinan dan semua pemangku kebijakan di dalamnya.
“Jangan mempertahankan orang-orang yang sudah tidak mampu bekerja karena akan memperkeruh penilaian, sebaliknya harus diganti dengan orang-orang yang paham di bidangnya dan terpenting paham dengan Bali,” tutup Sudiartana.(dewi)

Tinggalkan Balasan