Liputan BERITA

Keponakan SBY Dan Elite Demokrat, Berebut Kursi Calon Ketua DPRD Pacitan? Ini Penuturan Ketua Bapillu Kristanto Waluyo

Ditulis oleh Liputan68 pada 9 Maret 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Keponakan SBY (Susilo Bambang Yuhoyono) dan elite lokal Partai Demokrat, dikabarkan tengah bersaing merebut kursi calon Ketua DPRD Pacitan, masa jabatan 2024-2029. Mereka adalah Arif Setia Budi dan Baginda Rahadian Pratama.

Seperti diketahui, Baginda merupakan caleg pendatang baru yang pada Pileg 14 Februari lalu terpilih sebagai calon anggota DPRD dari Dapil Kecamatan Arjosari-Tegalombo.

Sekalipun baru kali pertama macong sebagai calon anggota dewan di Pacitan, namun keponakan Majelis Tinggi DPP Demokrat itu, juga tercatat sebagai kepengurusan di level pusat.

Maka tak heran apabila Baginda, belakangan diisukan punya peluang duduk sebagai calon AE 3 (sebutan untuk Ketua DPRD Pacitan, Red).

Sementara Arif Setia Budi, atau yang populer dengan panggilan ASB merupakan orang kedua di jajaran DPC Demokrat Pacitan. Ia merupakan caleg petahana.

Selama hampir lima tahun di parlemen lokal, ASB dipercaya sebagai Ketua Fraksi Demokrat. Dan di Pileg 2024, ASB kembali terpilih sebagai calon anggota DPRD dengan dukungan suara signifikan, yaitu nyaris menyentuh angka 10 ribuan.

Tak heran juga, apabila nama calon doktor itu masuk di deretan bakal calon pimpinan tertinggi di DPRD nantinya.

Ketua Bappilu DPC Demokrat Pacitan, Kristanto Waluyo menegaskan, masih cukup jauh untuk membicarakan penataan alat kelengkapan DPRD. Termasuk calon pimpinan tertingginya.

Kristanto Waluyo
Kristanto Waluyo

Kalaupun ada kasak-kasuk soal bakal calon ketua dewan, entah itu Rakhman Wijayanto, ASB, Baginda atau nama ketua sekarang, Ronny Wahyono misalnya, itulah dinamika dalam sebuah proses berpolitik.

“Namanya wacana sah-sah saja. Tapi sampai detik ini belum ada pembahasan soal itu (calon Ketua DPRD) ataupun juga bakal calon bupati dan wakil bupati, sekalipun tahapan Pilbup serentak memang sudah berjalan,” kata Kristanto, Sabtu (9/3).

Mantan legislator masa bakti 2004-2009 ini menjelaskan, jajaran kepengurusan Demokrat di Pacitan masih menunggu surat keputusan dari KPU terkait nama-nama caleg terpilih pada Pileg 2024 lalu.

Setelah surat keputusan tersebut diterima, selanjutnya akan ditindaklanjuti ke dewan pimpinan pusat. “Atas dasar SK penetapan calon terpilih, selanjutnya DPP mengeluarkan surat ke DPC untuk mengusulkan dua atau tiga nama anggota DPRD yang memenuhi kriteria untuk diusulkan sebagai calon pimpinan tertinggi di DPRD,” jelasnya.

Mengenai kriteria calon sebagaimana pengalaman di lima tahun sebelumnya, terang Kristanto, seperti prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak memiliki catatan-catatan merah (red notice) selama menjadi anggota DPRD. Atau dengan kata lain, tidak tercela.

“Struktural kepartaian juga menjadi salah satu kriteria. Dulu Mas Aji sebagai Ketua DPC juga lolos terpilih sebagai ketua dewan. Demikian pula Pak Ronny Wahyono, yang dulunya sebagai Sekretaris DPC juga duduk sebagai ketua dewan sampai saat ini,” tukasnya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian