Liputan BERITA

Bersama Bupati Aji, TPAKD Kabupaten Pacitan Gelar Edukasi Keuangan Untuk UMKM, Mahasiswa, Dan Masyarakat Desa

Ditulis oleh Liputan68 pada 10 Juli 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Pacitan menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukasi keuangan, mulai tanggal 10–11 Juli 2025.

Kabag Perekonomian, Setkab Pacitan, Muhammad Ali Mustofa mengatakan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Pacitan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Kerja Kediri, dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung PLUT KUMKM tersebut meliputi edukasi keuangan untuk pedagang pasar dan pelaku UMKM.

“Kegiatan ini mengangkat tema ‘Cerdas Kelola Keuangan dan Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal’. Acara tersebut dibuka sama Pak Sekretaris Daerah, Heru Wiwoho dan dihadiri langsung oleh pimpinan OJK Wilker Kediri,” kata M. Ali, Kamis (10/7/2025).

Pada kegiatan tersebut, sambung dia, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan usaha dan perlindungan dari praktik keuangan ilegal.

Selain itu, juga diberikan pula materi literasi pasar modal dan investasi saham oleh narasumber dari BEI.

Masih pada hari yang sama, edukasi berlanjut di Gedung ISIMU Pacitan dengan peserta para mahasiswa.

Adapun materi yang disampaikan berfokus pada pengelolaan keuangan pribadi dan pengenalan instrumen investasi pasar modal.

“Diharapkan mahasiswa dapat menjadi agen literasi keuangan di lingkungan sekitarnya,” jelasnya.

Masih dikesempatan yang sama Kabag yang banter dikabarkan hendak naik posisi dalam jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) ini mengungkapkan, kegiatan senada akan dilanjutkan pada Jumat (11/7/2025) besok.

Pada hari kedua, kegiatan akan dipusatkan di Balai Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, dengan mengusung tema “Bijak Kelola Keuangan dan Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal.”

“Kegiatan ini menyasar masyarakat desa dan pelaku usaha mikro. Edukasi difokuskan pada pentingnya penggunaan layanan keuangan formal serta cara menghindari tawaran keuangan ilegal,” jelas pejabat eselon IIIA ini.

Sementara itu, disela-sela rangkaian kegiatan tersebut, Pimpinan OJK wilker Kediri juga berkesempatan untuk bersilaturahmi dan audiensi dengan Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumemenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro.

Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada OJK Wilker Kediri atas dukungannya kepada Pemkab Pacitan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terkait pentingnya meningkatkan literasi keuangan dan inkluasi keuangan serta lebih waspada terhadap berbagai aktivitas keuangan ilegal yang saat ini sedang marak terjadi.

Sudah banyak warga Pacitan, kata Bupati Indrata yang menjadi korban, seperti Pinjol ilegal dan berbagai skema investasi bodong.

“TPAKD Kabupaten Pacitan terus berkomitmen mendorong akses keuangan yang inklusif, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui sinergi dengan OJK dan BEI, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” terang Bupati berlatar Partai Demokrat ini. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian