Pertemuan Mega-Prabowo Diyakini Bisa Turunkan Tensi Politik
JAKARTA – LIPUTAN68 – Pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu, (24/07/2019) disebut bisa menurunkan tensi politik pasca Pemilu 2019 lalu.
“Semakin sering tokoh yang berbeda pilihan politik untuk bertemu, maka akan semakin baik bagi masa depan demokrasi Indonesia. Karena itu menunjukkan bahwa di tingkat elite tidak ada masalah, sekalipun berbeda pilihan politik,” kata Pimpinan Jarrak Bahtera Media (JBM) Group, I Gede Putu Sudiarta dalam keterangan resminya, Kamis, (25/07/2019).
Menurut Putu, perbedaan pendapat dalam dinamika politik merupakan hal yang lumrah. Untuk itulah diperlukan dialog yang intensif agar perbedaan pandangan ini tak merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
“Itulah sebabnya kita menganut demokrasi sebagai sistem politik memang dalam rangka untuk memberikan bagi setiap perbedaan,” sambung Putu.
Kerukunan yang ditunjukkan kedua tokoh politik tersebut kata Putu, harus senantiasa disikapi secara positif oleh seluruh elemen masyarakat.
“Menyikapi secara positif berbagai dinamika politik yang terjadi menunjukkan bahwa kita sudah semakin dewasa dan matang dalam berdemokrasi,” tegas Putu.
Oleh karena itu, Putu menekankan agar sikap kenegarawanan keduanya bisa dicontoh oleh kedua elite pendukung.
“Ada pesan paling penting yang tersirat dari pertemuan keduanya bahwa, pemilu adalah sesuatu yang lumrah dalam negara demokrasi, tetapi yang jauh lebih dari itu membangun bangsa dan negara adalah kewajiban yang mengikat seluruh anak bangsa,” kata dia.
“Dengan demikian kita semua harus menutup pintu kebencian dan saling menghasut. Karena sikap seperti itu tidak menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi,” tambah Putu.

Tinggalkan Balasan