Liputan BERITA

NEGARA NEGARA YANG JATUH KE JURANG RESESI EKONOMI

Ditulis oleh Liputan68 pada 3 Agustus 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

JAKARTA, LIPUTAN 68.COM
Resesi adalah keadaan di mana pertumbuhan ekonomi turun minus dua kuartal atau lebih dalam satu tahun.

Menurut analis menyebutkan bahwa penyebab dari perlambatan pertumbuhan ekonomi itu adalah karena tingginya tingkat ketergantungan negara pada perdagangan global.

BACA JUGAPSI Pacitan Tegak Lurus Dengan Arah Politik Presiden Jokowi dan Ormas Projo. Untuk Lokal, Tetap Mendukung Salam Dua Periode Buat Mas Aji

Berikut beberapa Negara yang telah dan diperkirakan akan mengalami resesi

Amerika Serikat
Ekonomi Amerika berada di kisaran negatif 32,9%. Kuartal I yang tercatat minus 5%.Laporan tersebut diperoleh dari Departement Perdagangan AS.

BACA JUGAPolsek Kawasan Pelabuhan Batam Sambangi Porter dan masyarakat kurang Mampu Salurkan Bantuan Sosial Berupa Beras

Jerman
Dengan ini, Jerman mengonfirmasi resesi. Basis kuartalan (QtQ) ekonomi minus -10,1%. Kuartal-I 2020, ekonomi minus 2,2%.Basis tahunan (YoY) minus 11,7%.

Hong Kong
Jerit resesi belum meninggalkan Hong Kong. Ekonomi kota itu kembali mengalami kontraksi atau minus. Kuartal-I 2020, minus 9,1%(YoY). Kuartal II 2020 minus 9% Di basis kuartalan (QtQ), ekonomi minus 0,1% di kuartal II-2020 ini.

BACA JUGAGubsu Edy Rahmayadi dan Istri Komitmen Terus Jaga Silaturahmi Bersama Anak-anak Marjinal

Singapura
Singapura juga tertekan cukup dalam tahun ini. Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) Singapura, Selasa telah mengumumkan resesi melanda pada Selasa (14/7/2020). Kuartal II 2020 berkontraksi atau minus 41,2%. Secara tahunan. PDB anjlok 12,6

Korea Selatan
Produk Domestik Bruto (PDB) Korea Selatan (QtQ) pada kuartal II 2020 tercatat -3,3%. Pada basis yang sama di kuartal I sebelumnya, ekonomi -1,3%. Kuartal-I 1,4%.

BACA JUGASoal Tribalisme Politik, Bawaslu Pacitan No Comment

Australia
Australia memberi sinyal resesi “mungkin” terjadi di negara benua itu. Diperkirakan mengalami kontraksi terdalam sepanjang sejarah pada kuartal-II 2020. Kemudian defisit anggaran akan menjadi yang terbesar sejak Perang Dunia II. PDB diperkirakan kontraksi 7%. Ini akan mendorong negara itu masuk ke dalam resesi untuk pertama kalinya dalam tiga dekade terakhir.

Sumber : Lidya J.Sembiring
CNBC Indonesia
Editor : RI

BACA JUGAEfek Pandemi, Tahun ini Akan ada Ribuan Janda Baru

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian