Liputan BERITA

Disinyalir Ditunggangi Kepentingan Politik, Lurah Tanjung Agung Raya Bersama Camat Kedamaian Serang Kader Golkar Salurkan Bantuan Covid-19 Untuk Warga

Ditulis oleh Liputan68 pada 13 Agustus 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

BANDAR LAMPUNG, www.Liputan68.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bandar Lampung melaksanakan kegiatan menyapa Masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan bagi warga terdampak wabah COVID-19 yang berlangsung di Kelurahan Tanjung Agung Raya, Kecamatan kedamaian, Bandar Lampung, Kamis (13/8/2020)

Kegiatan kader-kader Partai Golkar Bandar Lampung tersebut terhenti karena dihadang oleh Lurah Tanjung Agung Raya, kemudian sempat terjadi adu mulut antara Lurah Tanjung Agung Raya dengan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Bandar Lampung Miftahul Huda.

Berdasarkan keterangan dari Ketua AMPG Bandar Lampung Miftahul Huda kepada awak media, usai adu mulut pihaknya sempat didampingi oleh Lurah Tanjung Agung Raya, namun Lurah tersebut sambil melakukan intimidasi kepada warga penerima bantuan dari kader-kader Partai Golkar.

“Selain adu mulut dengan Lurah Tanjung Agung Raya, Saya juga adu argumen dengan camat Kedamaian, kemudian tiba-tiba Lurah Tanjung Agung Raya melakukan tindakan diluar dugaan yaitu menerjang dan menendang, namun dihalangi, kemudian melakukan pemukulan walaupun bisa dihalangi”, ungkap Miftah sapaan akrab.

Disisi lain Ketua AMPG Bandar Lampung sangat menyayangkan adanya insiden tersebut.

“ASN sebagai pejabat Pemerintah seharusnya dapat mengayomi masyarakat dan menciptakan suasana damai, namun terkesan menghalangi dari kegiatan Politik tersebut. Sebelumnya juga kami sudah melakukan kegiatan yang sama dan mendapat intimidasi serta perlakuan sama dari aparatur Kelurahan”, kata Ketua AMPG Bandar Lampung.

Lebih lanjut ia menambahkan, seharusnya sebagai ASN bisa memberikan sikap yang netral menjelang pilkwakot 2020 mendatang.

“ASN seharusnya netral dan mampu menjaga Marwah aparatur negara, justru ini diduga menjadi kaki tangan atau sekelompok kepentingan orang tertentu, harapannya kepada pihak-pihak terkait dalam menindaklanjuti insiden-insiden tersebut sesuai kewenangannya”, tandas Miftah.

Sementara dari rekaman video berdurasi 2.41 menit yang diterima awak media terlihat terjadi kerumunan diantaranya 2 orang mengenakan baju seragam ASN bersitegang dengan kader-kader Partai Golkar kemudian terjadi penyerangan yang dilakukan oleh oknum yang mengenakan pakaian ASN tersebut, hingga berita ini diterbitkan pihak Camat Kedamaian belum dapat dikonfirmasi.

Redaksi

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian