Terkait Penelantaran Jenazah Warga Mandala, GTPP COVID-19 Medan Sebut Rumah Sakit Sudah Bertindak Benar

Dikutip dari: sumut.idntimes.com

Medan, IDN Times – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 dr Mardohar Tambunan menjelaskan jika pihak RS Madani sudah bertindak benar. Dia juga sudah mendengar klarifikasi dari pihak RS Madani.

“Sebenarnya, tidak ada masalah. Pasien yang bersangkutan itu probable sedang menuju gejala berat. Keluarga sudah menandatangani bersedia ditangani secara COVID-19. Artinya kalau sudah menandatangani, kita siap untuk risiko seburuk apa pun,” kata Mardohar, Senin (21/9/2020).

Kata Mardohar, pihak rumah sakit hanya bertanggung jawab hingga pemulasaran jenazah. Meskipun jenazah juga diantarkan untuk diserahkan prosesnya kepada gugus tugas di Deli Serdang. Karena pasien merupakan warga Deli Serdang.

Mardohar menjelaskan setelah selesai pemulasaran dari rumah sakit, pihak keluarga mengatakan sudah berkoordinasi dengan GTPP COVID-19 Deli Serdang dan sudah bersiap di lokasi pemakaman.

“Masalahnya banyak dengan Deli Serdang ini. Mereka tidak punya tempat pemakaman umum (Khusus COVID-19). Terus petugas sudah dihubungi oleh pihak keluarga katanya ke Pihak rumah sakit. Karena rumah sakit sebatas pemulasaran. Tidak ikut penguburan,” ungkapnya.

Pihak rumah sakit, kata Mardohar, sudah cukup baik mengantarkan jenazah ke TPU. Namun saat sampai di sana, mereka tidak melihat ada petugas COVID-19 dari Deli Serdang yang menyambut. “Ini keterangan dari Direktur RS Madani. Ternyata tidak ada (Gugus Tigas Deli Serdang),” sambungnya.

Saat mengantarkan ke pemakaman, kata Mardohar, keluarga sudah ramai menunggu. Petugas tidak bisa banyak berbuat. Saat itu petugas merasa ketakutan karena warga yang juga sudah mulai ramai.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *