Liputan BERITA

Pemkab Pacitan dan DPRD Selalu Bersinergi Wujudkan Pembangunan Secara Masif

Ditulis oleh Liputan68 pada 26 September 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan, liputan 68.com- Ketua Komisi IV DPRD Pacitan, Pujo Setyo Hadi, menegaskan, semua kegiatan proyek fisik konstruksi di Kabupaten Pacitan, baik itu yang bersumber dari APBN maupun APBD, Kabupaten Pacitan, atau APBD Pemprov Jatim, tak lepas dari campur tangan, banyak pihak.

Menurut Pujo, banyak liku-liku yang harus dilalui, sehingga di Pacitan ini hadir kegiatan konstruksi cukup prestisius.

Bukan hanya jalur lintas selatan (JLS), juga ada PLTU Jatim 1 di Sudimoro, waduk Tukul, Pelabuhan Niaga Gelon, waduk Sudimoro, dan lainnya, semua tak lepas dari peran banyak pihak.

Disisi lain, seperti pelebaran akses jalan Arjosari-Purwantoro sejauh kurang lebih 41 kilometer misalnya, saat ini juga sudah mulai dilaksanakan pelebaran.

Sekalipun baru secara sporadis dibeberapa titik. Kegiatan tersebut bersumber dari APBD Pemprov Jatim. “Semua itu juga tak lepas dari peran Pemkab Pacitan beserta DPRD, yang berangkat dari daerah pemilihan Kecamatan Nawangan-Bandar. Mas Lancur Susanto misalnya. Beliau sangat getol memperjuangkan akses jalan tersebut sehingga bisa lebih diperlebar,” kata Pujo, Sabtu (26/9).

“Pemkab bersama DPRD, yang getol melakukan komunikasi dengan satuan kerja terkait tingkat kementerian maupun lembaga, sehingga lahirlah mata anggaran untuk berbagai kegiatan fisik konstruksi di Pacitan dengan nilai fantastis,” sambung dia.

Lebih jauh, politikus Demokrat ini menjelaskan, jadi masyarakat jangan salah menilai atau menerima informasi, kalau kegiatan proyek fisik konstruksi hanya atas upaya salah satu pihak.

Termasuk keberlangsungannya, juga bertumpu dari salah satu pihak. “Ini jelas salah, sebab itu kegiatan milik pemerintah. Dan pemerintah itu melibatkan banyak unsur. Baik itu kepala daerah dan juga DPRD yang khusus membidangi masalah tersebut,” jlentrehnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Pacitan, Lancur Susanto menambahkan, terkait proyek pelabuhan Gelon, itu semua manifestasi dari perjuagan bersama antara Pemkab Pacitan dan DPRD. “Sejak awal kita selalu berkordinasi dan telah melaksanakan dengar pendapat bersama pemerintah pusat dan Komisi V DPR RI, sebagai upaya tindak lanjut pembangunannya,” terang politikus Partai Golkar ini.

Lancur menegaskan, hasil komunikasi dengan pemerintah pusat, hingga akhirnya, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Gatot Sudjito, yang merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan 7 jatim bersama rombongan Komisi V, turun ke lokasi pembangunan Pelabuhan Gelon. “Jadi tidak benar kalau Pelabuhan Gelon di klaim sepihak, semua itu proses pembangunan berkat perjuangan bersama. Baik pemkab maupun DPRD, DPR RI dan pemerintah pusat. Semua itu melalui Proses panjang,” jelasnya. (yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian