MEDAN – LIPUTAN68.COM – Di awal debat, pasangan calon Pilkada Kota Medan nomor urut 02 Bobby Nasution-Aulia Rachman langsung menyerang kinerja Pemkot Medan yang selama ini dipimpin oleh lawannya, yakni Akhyar Nasution. Diketahui, Akhyar adalah cawalkot Medan petahana yang masih menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota.
Pada saat moderator memberikan waktu pertama kali kepada paslon no urut 2 menyampaikan visi-misinya, tanpa diduga Bobby langsung mengkritik kinerja Pemkot. Bobby menyebut Medan adalah kota metropolitan semu.
“Medan menjadi kota metropolitan semu,” kata Bobby dalam debat publik perdana Pilkada Medan yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Sabtu (7/11/2020).
Dia bicara demikian karena menganggap banyak permasalahan di Kota Medan. Di antaranya banjir, kemacetan, jalan berlubang serta pelayanan publik yang buruk. Fasilitas pendidikan yang ada saat ini pun, menurut Bobby, masih kurang memuaskan.
“Ini semua sudah mengeluarkan triliunan setiap tahun. Diperparah korupsi dan pungli yang tak kunjung usai,” kata Bobby.
Kritik yang ditujukan untuk melihat berbagai potret permasalahan kota Medan ini, dijadikan oleh paslon no 2 ini menjadi pintu masuk menyampaikan visi-misinya.
