oleh

Protes Jalan Rusak, Warga Dusun III Sukadamai Tanam Pohon Pisang

SERDANG BEDAGAI – LIPUTAN68.COM – Aksi protes dilakukan oleh warga Dusun III Desa Sukadamai, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dengan melakukan penanaman pohon Pisang disepanjang jalan karena jalan tersebut berlumpur dan penuh lubang seperti kubangan Kerbau.

Salah seorang warga dusun yang enggan disebutkan namanya pada awak media mengatakan, Rabu (13/1/2021), “Kemarin pada hari Selasa (12/1) warga di dusun III ini menanam pohon Pisang dan merasa kesal karena jalan ini tak kunjung diperbaiki”.

Jalan di dusun III ini bila musim penghujan berlumpur apalagi ada yang  berlubang sehingga warga yang mengendarai Sepeda Motor bila melintas jalan Dusun III ini sering terjatuh dan kecelakaan sehingga para warga takut bila lewat di jalan tersebut.

Liputan JUGA  Lisa Andriani Lubis - Sapta Bangun Resmi Didukung PDI Perjuangan di Pilkada Binjai

Para warga dusun merasa kecewa karena jalan yang sering dilewati para warga bila melakukan aktivitas  tidak kunjung diperbaiki.

“Masalah jalan ini sudah sering kami sampaikan pada Pemerintah Desa (Pemdes) melalui perangkat desanya akan tetapi tidak pernah diperbaiki padahal untuk sarana Infrastruktur jalan dusun sumbernya kan dari Dana Desa (DD), sebut warga tersebut.

Penanaman pohon pisang yang dilakukan oleh para warga di jalan dusun III tersebut itu merupakan bentuk kekesalan dan kekecewaan mereka pada Pemdes Sukadamai dan hingga sekarang belum ada perbaikan jalan rusak tersebut, dan para warga sekitar berharap adanya perhatian dari Pemkab Sergai.

Sementara saat  awak media menghubungi melalui Telepon Selulernya (HP) pada  Karnain selaku Kepala Desa (Kades) Sukadamai terkait aksi para warga dusun menanam pohon pisang tersebut, Kades Karnain bungkam dan tidak memberikan jawaban tentang aksi para warga dusun III tersebut.

Liputan JUGA  Aneh, Ketua PP Ranting Kota Perbaungan Dibekukan Karena Tidak Dukung Paslon Tertentu

(Dipa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.