Liputan BERITA

Hadapi Pandemi, Yayasan Al Khoiriyyah Surabaya SiapTerapkan Inovasi Pendidikan Abad 21

Ditulis oleh Liputan68 pada 19 Agustus 2021 ⏱️ 2 Menit Baca

Surabaya, liputan68.com – Situasi pandemi Covid-19 saat ini membuat dunia pendidikan dipaksa untuk meyesuaikan diri dengan keadaan. Para Guru dipaksa untuk menemukan metode inovasi dalam menyampaikan pendidikan kepada anak didik. Artinya, sekolah yang tidak kreatif bisa mati gaya dalam menyelenggarakan pendidikan anak bangsa. Pandangan tersebut disampaikan Fatori Setiawan. M.Pd.I dalam materi webinar Ahmarian Bicara Pendidikan, (Jum’at 13/08/2021).

Namun hal tersebut tidak berpengaruh untuk Yayasan AL Khoriyyah, Surabaya. Vice Directur Yayasan AL Khoiriyyah, Fatori Setiawan, M.Pd.I mengatakan bahwa ulama Islam telah memikirkan antisipasi agar generasi muslim kelak siap dalam menghadapi tantangan di masa depan, sebagaimana termaktub dalam kaidah Usulul Fiqh: Al Muhafadzatu Alal Qodimis Shoolih Wal Akhdzu Bil Jadiil Aslah. Yang artinya Mempertahankan nilai-nilai lama yang baik dan menginovasikan nilai-nilai baru yang lebih baik.

β€œ Pandemi ini, kita mengalami sebuah masa di mana setiap orang tidak lagi leluasa melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan aktivitas itu mulai dibagi-bagi menjadi beberapa kategori, ada yang disebut kritikal, esensial, dan non esensial. Kita harus mengerjakan segala sesuatu dengan sangat terbatas, termasuk pendidikan anak-anak kita.” Tutur Fatori Setiawan

Selaku praktisi pendidikan, Fatori Setiawan terus mengajak semua lembaga pendidikan yang kami asuh untuk melaksanakan prinsip di atas. Sebagai contoh, di Yayasan Alkhairiyah Surabaya sudah menerapkan sarana pendidikan yang disediakan oleh Google jauh sebelum pandemic Covid-19 ini berlangsung.

Menurut Fatori, pada tahun 2017, pihak kami telah mengantongi lisensi dari Google Indonesia sebagai pengguna Google Suite For Education. Lisensi tersebut kami dapatkan secara gratis. Hanya saja syaratnya waktu itu adalah seluruh guru kami harus bersedia mengupgrade dirinya untuk dapat bermigrasi dan menggunakan semua fasilitas yang ada di Google, seperti Drive, Classroom, Form, Doc, Sheet, Site, Photo, dan lain sebagainya. Sebagai fasilitas inti yang kami terima adalah unlimited storage yang dapat kami pergunakan untuk menyimpan dokumentasi aktivitas KBM kami.

β€œ Maka ketika pandemic datang, kami tidak mengalami masalah dengan daring, karena semua murid kami telah familiar untuk mengakses pelajarannya secara mandiri di platform yang kami ciptakan bernama Alkhairiyah Sinau. Platform ini berisi amunisi kita dalam menjalankan KBM. Mulai video pembelajaran guru kami sendiri, PPT, Digital Library, ruang upload segala kreasi siswa, video informasi seputar alkhairiyah. β€œ Ujar Fatori Setiawan yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Singa Putih, Pasuruan.

Bagi Fatori, situasi pandemi saat ini tidak menjadi halangan bagi pihak yayasan Al Khoiriyyah. Sebagai guru kita harus menggunakan metode dan cara yang sesuai dengan masa anak didik kita saat ini. Sebagaimana kaidah ilmu tarbiyah wa ta’lim bahwa Metode lebih penting daripada materi, tapi guru lebih penting daripada metode, dan ruh seorang guru lebih penting dari guru itu sendiri.

Dan ruh seorang guru itulah yang kita kenal dengan Invasi dan Inovasi. Anak-anak harus kita siapkan untuk dapat mengambil peran di saat Artificial Intelligence telah hadir di tengah-tengah kita saat ini dan yang akan datang. Manusia tetap harus tetap memegang kendali atas semua perkembangan yang ada di muka bumi ini.

β€œ Kami teringat doktrin nilai yang sejak santri ditanamkan kepada kami sebagai Alumni Gontor bahwa siapa Malas Terlindas, Lambat Tertinggal, Berhenti Mati. Bahwa yang abadi adalah perubahan, maka kita harus bersiap dengan semua perubahan tersebut namun tidak serta merta meninggalkan nilai-nilai luhur yang telah ada.” Ungkap Fatori Setiawan yang menjadi Ketua Angkatan 621 saat di Gontor.(as/dd)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian