Pedagang Pasar Lelo Tolak Relokasi, Puluhan Satpol PP Hadang Mobil Pedagang Masuk Lokasi

SERDANG BEDAGAI – LIPUTAN68.COM – Ratusan pedagang Pekan LELO yang tergabung dalam Asosiasi Ikatan Pedagang Pekan Lelo (IIPL) menolak relokasi ke tempat yang baru sesuai instruksi pemkab Serdang Bedagai (Sergai). Sempat terjadi kericuhan antara pedagang dengan Satpol PP yang menghadang masuk pedagang ke lokasi pasar Lelo, Minggu (17/10/2021).

Akibat kericuhan tersebut, ratusan pedagang pekan Lelo sempat menggelar aksi di tengah Jalinsum Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di depan kantor DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), hingga membuat arus lalu lintas tersebut mengalami kemacetan panjang.

Personil Satuan Lalu Lintas Polres Sergai sempat kewalahan mengantisipasi aksi tersebut, sehingga  memberikan himbauan kepada para pedagang agar jangan melakukan aksi di jalan lintas Jalinsum tersebut.

Pedagang yang menolak Relokasi pasar Lelo ke Pasar Rakyat Sei Rampah menggelar aksi dengan mengeluarkan sepanduk kertas berisi KUHP pasal 551 yang di bahwa pedagang sebagai wujud kekecewaan mereka terhadap Pemkab Sergai.

“Kami kecewa dengan rencana relokasi ini, karena pasar Sei Rampah juga milik pribadi. Kami sudah puluhan tahun berjualan di pasar Lelo ini,” ungkap para pedagang.

Kekecewaan pedagang pun dilontarkan, salah satu peserta aksi melalui orasinya menyampaikan, “Kami para pedagang yang ada di Pasar Lelo ini telah mendukung pasangan Bupati Darma Wijaya dan Wakil Bupati H Adlin Yusri Tambunan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai, tapi ini balasannya”.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *