Lumpuh Selama 8 Tahun, Warga Sergai Ini Butuh Uluran Tangan Pemerintah
SERDANG BEDAGAI – LIPUTAN68.COM – Mengalami kelumpuhan selama 8 tahun, Warga Dusun IX Kampung Ibus Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) bernama Santanam Dewantara alias Supri (17) putra ketiga dari pasangan Turman (52) dan Basariah (51), butuh bantuan dari pemerintah.
Sejak lahirĀ hingga berusia 8 tahun Supri kehidupannya normal seperti Bocah seusianya, bahkan dia bisa Sekolah. Namuni saat berusia 9 tahun dia tidak bisa berdiri dan berjalan hingga beranjak dewasa berusia 17 tahun saat ini.
Basariah selaku Ibu Kandung SupriyonoDeh pada awak media, Rabu (5/1/2022), mengatakan bahwa anaknya Supri saat berusia 9 tahun mengalami sakit sehingga tidak bisa berdiri danĀ berjalan karena lumpuh sampai sekarang.
Lanjutnya, Supri sudah pernah dibawa berobat ke RSUD Sultan Sulaiman Sei Rampah pada tahun 2012 saat berusia 8 tahun dan pihak rumah sakit mengatakanĀ kurang peralatan medis.
“Supri lalu dirujuk ke RS Adam Malik Medan pada tahun yang sama danĀ hinggaĀ beberapa hari dirawat, akibat keterbatasan biaya akhirnya Supri dibawa pulang, dan melakukan tetapi tapi tidak membawa hasil dan tidak juga sembuh hingga sekarang”, ungkap Basariah.
Kepada kedua orang tuanya Supri pernah berkata: “Ibu, Ayah, apakah penyakit yang ku derita ini tidak bisa disembuhkan lagi,” menirukanĀ ucapan Supri yang dikatakan pada kedua orang tuanya sehingga Basariah selaku Ibunya meneteskan air mata.
Saat ditanyakan tentang BPJS, Basariah menyebutkan, “Kami tidak dapat kartu BPJS dan bantuan apapun dari Pemerintah bahkan belum pernah menerima bantuan dari Pemerintah”.
Dan untuk biaya makan sehari-harinya saya berjualan sosis keliling dan suami kerja sebagai buruh tani, lanjut Basariah.
“Kami sangat berharap kepada Pemerintah dan orang Dermawan Sudi kiranya membantu kami agarĀ dapat mengurangi sedikit beban yang kami alami sekarang ini “, sebut kedua orang tua Supri. (Dipa).

Tinggalkan Balasan