Liputan BERITA

Maulid Nabi Muhammad SAW 2026: Dr. Togar Situmorang Mengajak Teladani Nilai Keadilan & Kemanusiaan Rasulullah

Ditulis oleh Aditya putra yasa pada 25 Agustus 2026 • ⏱️ 2 Menit Baca

DENPASAR,Liputan68.com — Dalam suasana penuh keberkahan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H / 2026 M, Dr. Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., C.Med., C.L.A., C.R.A., menyampaikan pesan mendalam sekaligus harapan untuk merenungkan kembali ajaran dan keteladanan Sang Nabi yang menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Rahmatan Lil ‘Alamin: Keadilan sebagai Cerminan Iman

“Rasulullah SAW diutus ke dunia bukan hanya untuk menyempurnakan akhlak, tetapi juga untuk menegakkan keadilan di tengah masyarakat yang terbelah,” ujar Dr. Togar Situmorang. Bagi seorang penegak hukum, Maulid Nabi bukan sekadar peringatan kelahiran, melainkan momen untuk meneladani bagaimana Nabi memposisikan keadilan di atas segalanya — tanpa pandang suku, kaya miskin, atau kedudukan.

“Keadilan itu adalah inti dari risalah kenabian. Ketika kita menegakkan hukum, kita sesungguhnya sedang menjalankan amanah yang sama: menempatkan kebenaran di tempatnya, dan melindungi yang lemah dari ketidakadilan. Itulah yang diajarkan Rasulullah sejak di Mekkah hingga Madinah,” tambahnya.

Akhlak Mulia: Fondasi Penegakan Hukum

Dr. Togar juga menekankan bahwa di balik setiap aturan hukum, ada nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi jiwanya. Akhlak jujur, amanah, dan menyayangi sesama adalah cermin dari iman yang sesungguhnya.

“Sebagai penegak hukum, kita bisa hafal pasal demi pasal, tapi kalau tidak memiliki akhlak mulia seperti yang dicontohkan Nabi, hukum itu hanya menjadi aturan yang kaku, bukan keadilan yang dirasakan hati masyarakat,” tegas pendiri Togar Situmorang Law Firm ini.

Momen Bersyukur & Membangun Harapan

Di tengah perjalanan penegakan hukum yang tak selamanya mulus, peringatan Maulid Nabi menjadi pengingat untuk kembali memegang teguh semangat kebenaran dan ketabahan. Seperti Nabi yang tak pernah lelah menyebarkan kebaikan meski dihadapi banyak rintangan, demikian pula dalam memperjuangkan keadilan, ketulusan dan kesabaran adalah kunci.

“Semoga di momen yang penuh berkah ini, kita semua diberikan kekuatan untuk senantiasa menjadi pelaku kebaikan, penegak keadilan, dan penebar kedamaian. Semoga kita semua dipertemukan dengan syafaat Beliau di hari akhir nanti,” harap Dr. Togar Situmorang.

Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga cahaya keteladanan Beliau senantiasa menerangi langkah kita dalam menegakkan keadilan dan kebenaran untuk semua.(ad)

Ditulis oleh Aditya putra yasa

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian