Liputan BERITA

Gubsu Edy Rahmayadi dan Istri Komitmen Terus Jaga Silaturahmi Bersama Anak-anak Marjinal

Ditulis oleh Liputan68 pada 6 Februari 2022 ⏱️ 2 Menit Baca

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Sudah menjadi rutinitas bahwa Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi dan Ketua TP PKK Sumut, Nawal Lubis, senantiasa membuka wadah komunikasi dan ruang bermain bagi anak-anak berkebutuhan khusus maupun marjinal, di Aula Tengku Rizal Nurdin.

Sejak menjabat, Gubernur Edy melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut memiliki program rutin yang memfasilitasi ruang silaturahim dan bermain anak di kawasan Rumah Dinas Gubernur, Jl. Jenderal Sudirman No.41 Medan itu.

BACA JUGAKapolsek Selemadeg dan Pengelola Villa Dajuma Wujudkan Situasi Kamtibmas Kondusif

Di tempat tersebut, setiap bulannya menjadi arena anak-anak bermain, bersua, dan bercengkrama dengan orang nomor satu di Sumut itu. Mereka bisa berolahraga pagi, bersepeda, bernyanyi dan bergembira dengan sejumlah permainan anak-anak seperti permainan lompat dan hola hoop.

Terkini, Gubernur Edy dan istri melalui Dinas PPPA Sumut menginisiasi temu ramah dengan anak-anak sekolah dan kelompok anak marginal di lokasi serupa, Minggu (6/2/2022). Dengan penerapan protokol kesehatan ketat, baik Edy Rahmayadi dan Nawal Lubis, tampak senang kembali dapat bersua dengan anak-anak.

BACA JUGAPrabowo Bacawapres Kuat Ganjar Pranowo? Nur Sucipto Tegaskan Gerindra Masih Fokus Pada Pemenangan Pileg 2024

“Rumah dinas gubernur itu miliknya rakyat se Sumut. Tanpa terkecuali termasuk kalian semua. Gubernur ini bukan selalu Edy Rahmayadi,” kata Gubsu Edy dalam pertemuan tersebut.

Diakui dia, kegiatan seperti ini sempat terhenti dampak wabah Covid-19. Begitupun Edy berjanji, selama ia menjabat akan terus melaksanakan pertemuan bersama anak-anak berkebutuhan khusus ini. Tak hanya di rumah dinas, juga di Taman Edukasi Deli Tua.

BACA JUGADairi Masuk PPKM Level 3, Bupati Eddy Berutu Minta Operasi Yustisi Digencarkan

“Mudahan mudahan Tuhan, Allah SWT selalu menjaga kita dan kita bisa bersama-sama bersilaturahmi. Saya senang melihat ini pakai pakaian olahraga. Nanti kita bisa ke Taman Edukasi di Deli Tua. Tapi jangan terlalu ramai karena kita sedang ada wabah. Kasihan anak-anak kita,” janji Edy.

Turut hadir Kepala Dinas PPPA Sumut, Nurlela dan Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Ismail Lubis. Menurut Nurlela, kondisi ini memang sengaja diciptakan untuk membantu tumbuh kembang sang anak melalui interaksi dengan rekan-rekan mereka yang berasal dari sejumlah daerah di Sumut.

BACA JUGASOTK Dirombak, Banyak Dinas serta Badan Lingkup Pemkab Pacitan Yang Hilang

Tak hanya memfasilitasi ruang bermain, kata dia, anak-anak ini juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan seperti gigi dan mulut oleh tim Dinas Kesehatan Sumut. Selain Dinas Kesehatan beberapa OPD juga ikut bersinergi seperti Dinas Perpustakaan dan Arsip yang menyediakan perpustakaan berjalan. Anak-anak yang hobi membaca bisa menikmati fasilitas tersebut.

Selesai bermain di luar ruangan, selanjutnya anak-anak itu dapat menjalankan aktifitas di dalam Aula Tengku Rizal Nurdin. Di Aula ini anak-anak dapat menikmati sejumlah pertunjukan seperti tarian, bernyanyi dan berdongeng. Dalam ruangan ini juga mereka dapat bercengkerama dengan Gubernur Edy dan istri tercinta, sekaligus berdiskusi dengan anak-anak maupun pendamping dan orang tua.

BACA JUGAPenambahan Kasus Covid-19 Confirm Di Pacitan, Bak Jamur Dimusim Penghujan

“Kegiatan ini dimulai pukul 07.00 WIB sampai Salat Zuhur. Usai makan siang bersama selanjutnya pulang ke tempat masing-masing,” ungkap Nurlela.

Dikatakannya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Edy dan ketua TP PKK Sumut, yang mengharapkan agar kawasan rumah dinas Gubsu menjadi lokasi yang terbuka untuk rakyat Sumut.

BACA JUGADiperiksa KPK, Ketua KPU Arif Budiman Ngaku Tidak Kenal Harun Masiku

“Gubernur juga meminta agar disediakan waktu khusus untuknya agar bisa lebih dekat bersama rakyat Sumut. Termasuk para anak-anak berkebutuhan khusus dan marginal yang selama ingin kurang mendapat kesempatan untuk bisa berjumpa dan bersilaturahmi dengannya,” terang dia.

Ismail Lubis menyatakan, anak-anak membutuhkan pemeriksaan kesehatan sejak dini. Pihaknya berharap mulai 1.000 hari kehidupan itu merupakan bagian dari orang tua untuk anak yang merupakan generasi mendatang untuk diperhatikan.

BACA JUGADOSEN FH. UNS MENDUKUNG DIREKTUR EMRUS CORNERMENJADI JUBIR KEPRESIDENAN

“Kita Dinas Kesehatan terus berupaya memberikan edukasi dan motivasi kepada ibu hamil, kepada ibu yang memberikan ASI (air susu ibu). Di samping itu kita juga bersama Dinas PPPA berkolaborasi dalam rangka visi dan misi bapak gubernur memberikan hak-hak anak yang kita,” katanya.

Pada kesempatan kali ini, pihaknya lakukan beberapa pemeriksaan terhadap para anak, antara lain fisus, mata, mulut, dan gigi.

BACA JUGAPecah Kongsi Politik Salah Seorang Kader NasDem Pacitan, Siap Alihkan Dukungan Untuk Mas Aji Di Pilbup 2024

“Gigi itu merupakan bagian petinggi untuk menguyah makanan. Karena penguyahan yang halus akan memberikan nutrisi yang baik agi anak. Di samping itu dari segi fisus, fisik, mata dan kesehatan berdasarkan fisik yang optimal maka anak itu bisa beraktifitas, cerdas seperti kita inginkan selama ini,” terangnya. (LM-02)

TEKS FOTO
KEAKRABAN: Suasana keakraban dan kebersamaan begitu terpancar, tatkala Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan istri, Nawal Lubis sekaligus Ketua TP PKK Sumut, tatkala kembali dapat bercengkerama bersama anak-anak termajinalkan di Sumut, bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jl. Jenderal Sudirman Medan, Minggu (6/2/2022). ISTIMEWA

BACA JUGAPemprov NTT dan PRISMA Gelar Lokakarya Berbagi Pengelaman Sektor Babi Dihadiri Utusan dari Seluruh Indonesia

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian