Liputan OLAHRAGA

MotoGP Sirkuit Mandalika, Kapan Digelarnya?

Ditulis oleh Liputan68 pada 16 Maret 2022 ⏱️ 2 Menit Baca
Ilustrasi – Youtube/MotoGP eSport

Pembalap berjuluk Baby Alien tersebut tidak bisa melupakan nama-nama seperti Francesco Bagnaia, Fabio Quartararo hingga Joan Mir.

Karena secara teori, ketiga pembalap itu menjadi kandidat terkuat tetapi Enea Bastianini seperti kuda hitam berdasarkan hasil seri pembuka.

“Bagnaia, Quartararo, Mir? Mereka favorit secara teori, tapi tidak tahu apakah mereka benar-benar favorit atau tidak,” kata Marc Marquez.

Bahkan di mana Marc Marquez mengatakan, bahwa Enea Bastianini lebih berbahaya dibandingkan Pol Espargaro yang rekan setimnya.

Pandapat tersebut bukanlah tanpa sebab karena Marc Marquez sudah mencermati performa dari Enea Bastianini sejak musim lalu.

Bertindak sebagai rookie alias pemula, Enea Bastianini pun mampu menorehkan total dua podium sepanjang MotoGP 2021.

MotoGP Qatar 2022 Marc Marquez menilai bahwa Enea Bastianini menjalani balapan itu seperti terbang.

Kecepatan Enea Bastianini sangat mengesankan pada balapan itu meski dia sempat terlempar hingga ke urutan kelima.

“Bagi saya, Bastianini lebih berbahaya daripada Pol Espargaro, dia pembalap dengan hebat musim lalu,” ucap Marc Marquez.

“Pada balapan hari ini, dia seperti terbang, ketika saya melaju di belakangnya, dia sangat cepat,” imbuhnya, seperti dilansir dari laman Motosan. (Red)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian