Liputan POLITIK

Yenny Wahid : Muhaimin Iskandar Telah Mengkhianati Gus Dur di PKB

Ditulis oleh Liputan68 pada 10 Mei 2022 • ⏱️ 2 Menit Baca

Liputan68.com – Yenny Wulandari Wahid, anak atau putri Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), sontak membuat jagat maya menjadi viral, hal ini dikarenakan dia bercerita tentang pengkhianatan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar pada ayahnya.

Hubungan antara keluarga Gus Dur dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin masih bersinggungan hingga saat ini. Sinta Nuriyah Wahid bahkan mengakui sempat menerima kiriman uang yang cukup besar dari Cak Imin, namun langsung ditentang anak-anaknya dan minta segera dikembalikan. “Muhaimin Iskandar telah mengkhianati Gus Dur di PKB”, ucap Yenny Wahid.

Yenny Wahid mengatakan bahwa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin telah melakukan pengkhianatan pada Gus Dur. Hal tersebut tentunya akan meinggalkan kondisi yang tidak baik dan sudah seharusnya diperbaiki.

“Orang politik itu akan selalu diukur dari legacy (warisan) yang akan dia tinggalkan. Sayang sekali Cak Imin masih memilih legacy sebagai orang yang mengkhianati Gus Dur,” ungkapnya, pada sebuah sesi wawancara yang diunggah dalam akun YouTube pada Senin, (09/05/2022).

“Sayang, Muhaimin Iskandar tidak berusaha merubah kondisi tersebut. Dia tidak berusaha merubah kondisi itu,” lanjut Yenni.

Yenny Wahid yang memiliki nama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh itu mengatakan bahwa setelah beberapa tahun Muhaimin Iskandar belum berusaha untuk merubah keadaan tersbut dengan memperbaikinya.

Menurutnya, hal tersebut membuat masyarakat tidak akan mudah begitu saja melupakan pengkhianatan Muhaimin Iskandar pada Gus Dur.

Padahal,  Muhaimin Iskandar adalah politisi muda dari kalangan Islam dengan potensi besar, lanjut Yenny Wahid.

“Sayang sekali sebagai seorang politisi muda, yang berasal dari kalangan Islam, dengan potensi besar, tapi dia tidak berusaha merubah itu. Masyarakat akan terus mengingat itu,” ucapnya.

Justeru Yenny Wahid melontarkan kalimat semacam peringatan kepada rakyat untuk melihat kembali kenyataan bahwa Gus Dur telah dikhianati.

“Kalau Gus Dur saja bisa dia khianati, apalagi rakyat, gampangnya begitu,” tegasnya.

“Orang gak pernah ketemu aja dia bilang hubungan biasa-biasa, apalagi kalau pernah ketemu mungkin dia bilang mesra sekali,” ujar Yenny Wahid.

Sementara itu, Inayah Wulandari Wahid, yang akrab disapa Inayah Wahid mengatakan bahwa hubungan keluarga Gus Dur dengan Muhaimin Iskandar sudah sulit untuk kembali menjadi baik, karena semua dimulai dari suatu kesalahan.

“Kalau cara awalnya sudah salah, kita sudah tidak bisa mengharapkan hasilnya akan baik, itu aja,” ucap putri bungsu Gus Dur itu.

Padahal mereka masih terikat hubungan keluarga. Bahkan, Inayah Wahid tak ingat lagi kapan terakhir kali Muhaimin berkunjung ke rumahnya.(SS)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian