Liputan BISNIS

Wow! Telkom Catatkan Nilai Transaksi Rp30 M Lebih di Business Matching PaDi UMKM

Ditulis oleh Liputan68 pada 24 Januari 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

JAKARTA — LIPUTAN68.COM — PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui platform digital PaDi UMKM mengadakan acara Business Matching yang berlangsung di Aryaduta Hotel, Jakarta (19/1/2023).

Melalui acara ini, Telkom catatkan nilai transaksi hingga lebih dari Rp30 miliar dengan peningkatan sebesar 2,5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan nilai transaksi sepanjang 2022.

Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Telkom guna mendukung kemajuan UMKM tanah air.

Di mana dinilai bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang menghasilkan banyak kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi maupun serapan tenaga kerja.

Direktur Digital Bisnis Telkom, Fajrin Rasyid, dalam sambutannya memaparkan bahwa UMKM telah memberikan kontribusi lebih dari 60% bagi PDB nasional pada 2022.

Menurutnya, kehadiran PaDi UMKM yang berada di bawah payung Leap-Telkom Digital, merupakan langkah nyata Telkom dalam menjawab arahan presiden dan menteri BUMN RI untuk menghubungkan BUMN dan UMKM melalui ekosistem digital.

“Ini semakin penting untuk diperhatikan di tahun 2023 untuk menghindari isu resesi dunia. Meskipun banyak pihak juga yang mengatakan Indonesia masih akan kuat dan ekonomi nasional tetap akan tumbuh. Untuk itu, diharapkan masyarakat terutama BUMN dapat meningkatkan transaksi kepada UMKM,” ujar Fajrin.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai upaya dalam mengakselerasi transaksi antara BUMN dan UMKM, PaDi UMKM telah mengadakan banyak kegiatan, salah satunya melalui Business Matching.

Selain itu, PaDi UMKM telah menyelenggarakan tujuh kegiatan Business Matching di tujuh kota berbeda di Indonesia dengan nilai transaksi terbesar di Kota Balikpapan dengan jumlah lebih dari Rp12 miliar.

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting, mengingatkan kepada para BUMN untuk selalu menjaga proses pengadaan masing-masing perusahaan.

“Sebagaimana imbauan yang disampaikan KPK serta arahan menteri BUMN kepada direksi BUMN beberapa waktu lalu, bahwa salah satu yang rawan akan penyelewengan adalah proses pengadaan. Untuk itu dengan hadirnya PaDi UMKM harapannya meminimalisir atau bahkan menghilangkan potensi tersebut,” ungkap dia.

Loto turut mengajak para pemerintah daerah dan BUMN lain untuk memprioritaskan produk UMKM dalam negeri dengan memanfaatkan platform PaDi UMKM.

“Bagi UMKM juga terus tingkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) karena untuk UMKM ada fasilitas sertifikasi TKDN gratis. Rencananya, kami juga akan berkolaborasi dengan Kementerian Perindustrian untuk menyosialisasikan terkait hal ini. UMKM harus semangat terus untuk meningkatkan kualitas serta kapasitas produksinya,” ujar Loto.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menuturkan bahwa kegiatan Business Matching dari PaDi UMKM selaras dengan program Pemprov DKI Jakarta dalam rangka pemberdayaan dan mendorong kemajuan UMKM.

Sejak diluncurkan pertengahan 2020, nilai transaksi yang dihasilkan antara BUMN dan UMKM lewat PaDi UMKM mencapai lebih dari Rp5,1 triliun dari 240 ribu jumlah transaksi.

Hingga saat ini, sudah ada 92 BUMN yang tergabung di PaDi UMKM dan lebih dari 55 ribu UMKM yang terdaftar sebagai pengguna.

PaDi UMKM juga terintegrasi dengan produk digital lain yang berada di bawah payung Leap, sebagai upaya dalam akselerasi digital yang merata bagi masyarakat di seluruh Indonesia serta mewujudkan kedaulatan digital nasional.

Informasi lebih lengkap terkait PaDi UMKM dapat diakses melalui tautan https://leap.digitalbisa.id/our-product/padi-umkm. (REL)

TEKS FOTO
BERSAMA: Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM BUMN, Loto Srinaita Ginting (tengah), Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo (kedua dari kiri), berfoto bersama dengan Direktur Digital Bisnis Telkom Fajrin Rasyid (paling kiri), EVP Digital Business & Technology Telkom Saiful Hidajat (kedua dari kanan), dan Deputy EVP Marketing Telkom Regional 2 Reni Yustiani (paling kanan) pada acara Business Matching PaDi UMKM di Aryaduta Hotel, Jakarta (19/1/2023). IST

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian