Pecah Kongsi Politik Anis-AHY. Demokrat Tuding Ada Pengkhianatan Di Tubuh Koalisi Perubahan Untuk Persatuan?

Pacitan,Liputan 68.com- Berita pecah kongsi politik antara Anis Baswedan dan AHY pada perhelatan Pilpres 2024, memantik perhatian elite Partai Demokrat sebagai salah satu partai kunci berlanjutnya Koalisi Perubahan Untuk Persatuan yang dibangun bersama PKS dan NasDem.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Pacitan, Arif Setya Budi memberikan keterangan pers sebagaimana rilis yang disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.

“Dalam kapasitas saya, baik sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrat maupun sebagai anggota Tim 8 Koalisi Perubahan, saya ingin menyampaikan perkembangan situasi terkini.

Penjelasan ini saya tujukan utamanya kepada para pemimpin dan kader Demokrat di seluruh tanah air, dan tentunya juga kepada masyarakat luas,” kata politikus Demokrat yang akrab disapa ASB ini, memetikan siaran pers dari DPP Demokrat, Kamis (31/8).

Menurut ASB, kemarin, 30 Agustus 2023, DPP Demokrat mendapatkan informasi dari Sudirman Said, mewakili Capres Anies Baswedan, bahwa Anies telah menyetujui kerja sama politik Partai Nasdem dan PKB, untuk mengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Persetujuan ini dilakukan secara sepihak atas inisiatif Ketum Nasdem, Surya Paloh.

“Hari ini, kami melakukan konfirmasi berita tersebut kepada Anies Baswedan. Ia mengonfirmasi bahwa berita tersebut adalah benar. Demokrat “dipaksa” menerima keputusan itu (fait accompli).

Menyikapi hal itu, Partai Demokrat akan melakukan rapat Majelis Tinggi Partai untuk mengambil keputusan selanjutnya. Sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat tahun 2020, kewenangan penentuan koalisi dan Capres/Cawapres ditentukan oleh Majelis Tinggi Partai,”jelasnya.

Sebagai bahan pertanggungjawaban Anggota Tim 8 yang mewakili Partai Demokrat kepada rapat Majelis Tinggi Partai, berikut ini disampaikan penjelasan lengkap apa yang telah terjadi dalam Koalisi Perubahan secara kronologis.

Meskipun Anies Baswedan telah diusung oleh Partai Nasdem sebagai Capres sejak 3
Oktober 2022, tetapi hingga 22 Januari 2023 baik Anies maupun Partai Nasdem belum berhasil membentuk sebuah koalisi Parpol yang memenuhi syarat Presidential Threshold 20 persen.

Atas dasar persahabatan dan chemistry yang selama ini terbangun antara Anies dan Ketum AHY, maka pada 23 Januari 2023 di sebuah rumah di Jalan Lembang, Jakarta Pusat, Anies Baswedan mengajak Ketum AHY “menjemput takdir” sebagai pasangan Capres-Cawapres 2024-2029 dengan kesepakatan Anies membawa Partai Nasdem, Ketum AHY membawa Partai Demokrat dan keduanya bekerjasama untuk mengajak PKS.

Peristiwa ini, lanjut ASB, disaksikan oleh 4 orang dari Tim 8. Secara formal, Koalisi Perubahan untuk Persatuan diresmikan 14 Februari 2023 dengan penandatanganan piagam koalisi oleh ketiga ketua umum partai, yang berisi 6 butir kesepakatan.

Yaitu, namanya Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Sepakat mengusung Anies Baswedan sebagai Capres. Capres diberikan mandat untuk menentukan Cawapresnya dengan kriteria yang telah ditentukan.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama, pasangan Capres-Cawapres dideklarasikan. Capres diberi keleluasaan untuk memperluas dukungan politik. Untuk menyelenggarakan keputusan KPP, dibentuk sekretariat. “Piagam koalisi itu dilandasi oleh asas keadilan dan kesetaraan,” tegasnya.

Di masa-masa ini, sejumlah Parpol sahabat mendekati dan membuka komunikasi politik dengan Partai Demokrat. Khusus pada pertemuan dengan salah satu Parpol yang mengundang perhatian publik.

Capres Anies menghubungi pada 12 Juni 2023 dan mengatakan kepada Ketum AHY, “Saya ditelepon beberapa kali oleh Ibu saya dan guru spiritual saya, agar segera berpasangan dengan Capres-Cawapres Anies-AHY”.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *