Banyak Tenaga Non ASN Di Pacitan, Gagal Mendaftar Formasi P3K. Begini Penyebabnya
Pacitan,Liputan 68.com- Peningkatan status dari tenaga non aparatur sipil negara (ASN), entah sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) maupun pegawai negeri sipil (PNS) menjadi impian ribuan tenaga teknis yang ada di Pemkab Pacitan.
Bertahun-tahun mereka mengabdi meski dengan imbalan yang tak seberapa, namun diujung penantian nanti perubahan status sangat di impikan.
Meski begitu, impian tersebut sepertinya tak berwujud kenyataan. Banyak dari tenaga non ASN di Pacitan yang gagal meraih cita-cita lantaran bidang tugas yang dijalaninya tidak linier dengan basic pendidikan yang mereka punya. Tak ayal, mereka harus rela menelan pil pahit, lantaran persyaratan administrasi tidak sesuai.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM setempat, Rudi Haryanto membenarkan masih banyak tenaga non ASN yang gagal persyaratan administrasi saat mendaftar sebagai calon P3K. Persoalannya, lanjut Rudi, bidang tugas yang tidak linier dengan basic kependidikan yang mereka punya.
“Jumlahnya banyak dan tersebar di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD),” kata Rudi, Kamis (2/11).
Suatu contoh, sambung mantan Sekertaris DPRD ini, pendidikan teknis sipil namun dipekerjakan sebagai cleaning service. Atau juga sarjana pendidikan, namun dipekerjakan sebagai tenaga administrasi di OPD yang tidak linier dengan kompetensi pendidikanya sebagai seorang sarjana pendidikan.
Terkait persoalan tersebut, Rudi berharap kedepannya akan dilakukan penataan terhadap tenaga non ASN yang tidak linier tersebut, agar mereka kedepannya berkesempatan merubah status kepegawaianya ke arah yang lebih baik. Entah sebagai CPNS ataupun sebagai P3K.
“(Penataan) itu bisa dilakukan, agar kedepannya mereka berkesempatan merubah nasib dengan mendaftarkan diri sebagai CPNS atau P3K,” tukasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan