Liputan DAERAH

Mengakhiri Kunjungannya Dimas Tri Adji Adakan SOSPER di Kecamatan Sei Bamban Sergai

Ditulis oleh Liputan68 pada 10 November 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

SERDANG BEDAGAI – LIPUTAN 68.COM – Pada Kunjungan Akhirnya Dimas Tri Adji S.I.Kom Anggota DPRD dari Partai NasDem Dapil Sumut IV Serdang Bedagai – Kota Tebing Tinggi selenggarakan
Sosialisasi Peraturan Per Undang Undangan (SOSPER), tentang Ketenteraman Masyarakat dan Ketertiban Umum di Dusun VII kampung Hilir Desa Pon Kecamatan Sei Bamban, Kamis (9/11/2023) sore.

Yang dihadiri oleh : Mantan Bupati Sergai Ir H Soekirman juga sebagai Narasumber,
Wakil Ketua DPRD Sergai dari Partai NasDem siswanto
Kades Andrianto, SP
Kadus Bapak syafruddin, para kader NasDem, tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, para kaum Ibu Perwiritan dan Babinsa, Bhabinkamtibmas, para Kepala Dusun, Kelompok Pertanian serta tamu undangan lainnya.

Pada acara tersebut dipandu oleh Heru Susilo selaku Pembawa Acara dan acara dimulai dengan Doa Pembuka oleh Syafruddin dilanjutkan dengan kata sambutan oleh unsur Pemerintahan Desa.

Wakil Ketua DPRD Sergai juga merupakan Anggota DPRD Partai NasDem Siswanto pada kata sambutannya mengatakan : ” Tentang Sosper yang dihadiri oleh Anggota DPRD Sumut Dimas Tri Adji ini, masyarakat banyak yang belum mengetahui maka dari itu kita Sosialisasikan pada masyarakat di Desa Pon “, kata Anggota DPRD Sergai.

Beliau juga menyebutkan bahwa acara ini juga dipandu oleh Narasumber mantan Bupati Sergai Ir H Soekirman yang masih Eksis di Sergai, dan bahkan masyarakat disini pernah dikasi cincin oleh Pak Soekirman, Tutup Siswanto.

Sementara Dimas Tri Adji saat ingin memberikan kata sambutan mengawal dengan membawakan sebuah Pantun.
” Pada Kegiatan Sosper ini merupakan tugas anggota DPRD untuk di sampaikan kepada masyarakat untuk Ketentraman pada masyarakat dan ketertiban umum “, sebut Dimas.

Dan Tugas serta wewenang DPRD adalah membentuk peraturan daerah bersama kepala daerah serta membahas dan memberikan persetujuan rancangan peraturan daerah mengenai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang diajukan oleh kepala daerah dan melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan APBD, sebut Anggota DPRD Sumut dari Partai NasDem.

Jadi kehadiran saya di Dusun 7 Desa Pon ini mengadakan Sosialisasi (Memperkenalkan) tentang Rancangan Peraturan Daerah ( RANPERDA) pada masyarakat, yang nantinya akan dijelaskan oleh Narasumber kita oleh Mantan Bupati Sergai Ir H Soekirman yang juga merupakan aktivitasnya menciptakan Pertanian Organik se Asia Tenggara dan berkantor di Korea Selatan.

Selain itu kami dari Partai NasDem juga ada Program untuk masyarakat yaitu BPJS, jadi bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS silahkan hubungi Tim saya.
Beliau juga menyebutkan, sebentar lagi kita memasuki Tahun Politik jadi semua kegiatan dikaitkan oleh masyarakat dengan Politik, Pungkas Dimas Tri Adji.

Selanjutnya Ir H Soekirman selaku Narasumber pada Sambutannya mengatakan : ”
Pada hari ini sedikit saya jelaskan tentang sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan “, katanya.

Lanjutnya, Kegiatan ini merupakan salah satu program dari DPRD Sumut tentang pentingnya pemahaman 4 pilar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Serta, sebagai implementasi dalam kehidupan sehari-hari, sebut Mantan Bupati Sergai.

Soekirman juga mengatakan bahwa Tugas Negara ada Tiga : Pertama, Mengatur Pemerintahan misalnya tentang pembuatan Akte Kelahiran dan surat Kematian (Dinas catatan Sipil).
Kedua, Pembangunan dan Ketiga Kemasyarakatan.

Beliau juga memaparkan Negara harus ada Pundasi seperti Pancasila, salah satunya pada Sila ke Lima tentang Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, sebut Narasumber mengakhiri Pidatonya.

Pada Sosper tersebut, masyarakat juga menyampaikan Aspirasinya,
Pak Sofyan Ketua Perkumpulan Pemakai Air se Desa pon, tentang saluran irigasi sekunder dan saluran cacing sepanjang 200 hektar, agar ada perbaikan.

Pintu DAM cuma Satu yang dibangun pada tahun 1978 yang mengaliri 240 Ha Persawahan masyarakat, dan saluran air tersebut tidak terbagi untuk mengairi 600 Ha sawah masyarakat, para Petani mohon Perbaikan.
Dan Saluran Tali Air (Tertier) sejak zaman dulu sudah hancur bangunannya dan dibawah saluran tersebut belum dikasih batu.

Acara di akhiri dengan Pemberian Kostum Bola Volly kepada Tim Volly Desa, dilanjutkan dengan acara Foto bersama. (Dipa).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian