Jelang Pemilu, Dispendukcapil Pacitan Masif Lakukan Pelayanan Jemput Bola Ke Pelosok Desa
Pacitan,Liputan 68.com- Dua puluh dua hari jelang hari H pencoblosan pada perhelatan Pileg dan Pilpres 2024, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pacitan, masif melakukan kegiatan jemput bola.
Mereka lebih terfokus melakukan kegiatan perekaman biometrik bagi pemilih pemula yang belum memiliki bukti identitas diri berupa KTP eletronik.
Kepala Dispendukcapil setempat, Tri Mujiharto mengatakan, hingga di penghujung Tahun 2023 lalu, di Pacitan masih di jumpai sekitar 3.000’an lebih pemilih pemula yang belum melakukan perekaman e-KTP. Mereka tersebar di banyak satuan pendidikan menengah atas yang ada di Pacitan.
“Senyampang masih ada waktu, kita optimalisasi kegiatan perekaman di sekolah-sekolah ataupun ke pelosok-pelosok desa. Sasaran utama kita adalah wajib KTP yang telah berusia 17 tahun.
Selain itu juga masyarakat umum, yang mungkin belum pernah melaksanakan perekaman. Mungkin karena gangguan kesehatan atau jarak tempuh yang begitu jauh. Disitulah kita hadir memberikan pelayanan yang mudah dan cepat bagi masyarakat,” kata mantan Kepala Bakesbangpol ini saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa (23/1).
Tri menyadari, selama ini memang masih banyak wajib KTP pemula yang belum tersentuh perekaman. Kendala utamanya, karena kondisi geografis kewilayahan serta cuaca. Oleh karena itu perlu adanya pentahelix sistem dari semua perangkat yang ada.
Baik warga masyarakat sendiri untuk lebih sadar akan pentingnya kepemilikan administrasi kependudukan, pemerintah desa dan kecamatan, agar lebih masif mendorong masyarakatnya untuk sesegera mungkin melakukan perekaman seandainya sudah waktunya.
“Dukcapil akan selalu berkontribusi dalam pelayanan administrasi kependudukan. Ini perlunya ada gerakan serentak dari masyarakat untuk sesegera mungkin melakukan perekaman e KTP bagi mereka yang telah berusia 17 tahun atau telah menikah.
Kegiatan jemput bola ini akan terus kita lakukan sekalipun pemilu nanti sudah berlalu,” tutur Tri. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan