Liputan BERITA

Duet Aji-Heru Di Pilbup Pacitan, Menggelinding Kencang. Aktivis Pergerakan: Kemal Pandu Yang Lebih Berpeluang. “Pak Heru biar menyelesaikan tugasnya sebagai Sekda dulu.”

Ditulis oleh Liputan68 pada 31 Maret 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com- Baru-baru ini, Bupati Pacitan Raden Mas Tumenggung Indrata Nur Bayuaji, sempat melontarkan pernyataan mengejutkan.

Hal tersebut berkaitan dengan bakal calon wakil bupati, yang akan mendampinginya di Pilbup serentak 27 November mendatang.

Tanpa tedeng aling-aling, bupati berlatar Partai Demokrat itu mengatakan, kalau Sekkab Heru Wiwoho Supadi Putro juga berpeluang macong sebagai bakal cawabup.

Pernyataan itu ia sampaikan dihadapan puluhan wartawan, usai menggelar buka bersama di halaman wingking rumah jabatan bupati, Jum’at (29/3) lalu. “Pak Sek (Heru Wiwoho, Red) juga bisa (maju sebagai bakal cawabup),” ujar Mas Aji (Indrata Nur Bayuaji, Red).

Apa yang disampaikan orang nomor satu di Pacitan itu, apakah hanya sebatas candaan atau memang ada keinginan meminang Sekkab Heru sebagai bakal calon wakil bupati pendampingnya, sejauh ini masih memunculkan teka-teki besar.

Namun demikian, apa yang disampaikan Bupati Aji, ternyata sudah banter menggelinding ke lini birokrasi di Pemkab Pacitan.

Hampir semua jajaran jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP), sudah mendengar ucapan orang nomor satu di Pacitan itu, agar Sekkab Heru ikut ambil bagian dalam penjaringan bakal calon wakil bupati yang tak lama lagi akan diselenggarakan oleh DPC Partai Demokrat.

Sekalipun sebelumnya, Bupati Aji juga tak menampik kemunculan baliho dan bener bertuliskan Pacitan Aman (Aji dan Rakhman), juga bagian dari skenario menuju pentas konstestasi Pilbup.

“Saya juga mendengar kalau Pak Sek (Sekkab Heru) oleh Pak Bupati diminta memasang baliho. Ya berpasangan sama Pak Bupati,” ujar salah seorang pengendali organisasi perangkat daerah (OPD) yang meminta tidak dikorankan namanya, Ahad (31/3).

Sumber yang sudah pernah bertugas di beberapa OPD tersebut berpendapat, apabila wacana duet Bupati Aji dan Sekkab Heru itu benar terlaksana, ia optimistis pemerintahan kedepan akan semakin kuat. “Pak Sek sangat berpengalaman di birokrasi. Sehingga apabila benar akan berpasangan dengan Pak Bupati Aji, ya pemerintahan akan semakin kuat dan aman,” ujarnya.

Dilihat dari karir birokrasinya, Sekkab Heru tinggal menunggu waktu tiga tahun kedepan akan memasuki masa purna tugas. Tepatnya di Tahun 2027.

Sehingga ditinjau dari regulasi kepegawaian, Sekkab Heru sudah bisa mengajukan pensiun dini, seandainya yang bersangkutan terjun di dunia politik sebagai calon wakil bupati pendamping Bupati Aji.

Sebab ketentuan minimal usia 50 tahun dan masa kerja sekurang-kurangnya selama 20 tahun sudah terpenuhi. “Tiga tahun lagi Pak Sek pensiun. Syarat pensiun dini sudah terpenuhi seandainya beliau akan terjun di dunia politik sebagai calon wakil bupati,” ujar pejabat lain, saat memberi wawasan kepada liputan 68.com.

Kemal Pandu Pratikno.
Kemal Pandu Pratikno

Sementara itu salah seorang warganet berpendapat, Kemal Pandu Pratikno, yang dipandang lebih memiliki chance untuk bisa ambil bagian dalam bursa pencalonan wakil bupati.

Selain masih muda, dukungan akar rumput juga sudah mulai terbangun. Mengingat, sebelum dilantik sebagai Asisten Sekkab, Kemal lama bertugas di wilayah sebagai Sekretaris Camat dan juga Camat.

Yaitu mulai dari Kecamatan Ngadirojo, Sudimoro, Donorojo dan yang bersangkutan juga putra daerah asli Kecamatan Nawangan. Setidaknya tiga kecamatan sudah bisa terkondisikan.

Untuk Sekkab Heru, sebaiknya menuntaskan tugasnya sebagai top manager birokrasi di Pemkab Pacitan.

“Cocoke Mas Kemal Pandu, muda dan pintar dalam bidang ekonomi. Realisasinya juga banyak, Pak Heru biar menyelesaikan tugasnya sebagai Sekda dulu.

Bandar -Nawangan, Ngadirojo – Sudimoro sudah mengenal Mas Pandu. Sehingga untuk meraup suara di 4 kecamatan itu saya yakin akan lebih besar,” kata Akha yang juga seorang aktivis pergerakan ini, melalui jejaring grup media komunikasi aplikasi chatting WhatsApp, “Mukidi Wetan Pendopo”.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, Sekkab Heru Wiwoho maupun Asisten Kemal Pandu, belum bisa dikonfirmasi media terkait banternya wacana sebagai bakal calon wakil bupati. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian