Liputan BERITA

Petani Menjerit Pupuk Langka, Ray Sukarya Minta Polda Bali Turun Tangan

Ditulis oleh Liputan68 pada 15 April 2024 ā±ļø 2 Menit Baca

DENPASAR, LIPUTAN68.COM- Pupuk mulai langka di pasaran. Hal tersebut dikeluhkan sejumlah petani, yang tidak hanya di Kabupaten Badung saja, malahan keluhan petani atas pupuk langka terjadi hampir di seluruh Bali.

Parahnya lagi, ada dugaan oknum penyambung lidah petani, yang justru bermain hingga pupuk dijual ke petani mencapai 300 persen diatas harga pasaran.

Menyikapi hal tersebut, Ketua LSM JARRAK Bali Made Ray Sukarya meminta pihak berwajib, dimulai dari Polsek, Polres hingga Polda Bali beserta jajarannya turun tangan, untuk mengecek kebenaran informasi tentang keluhan petani.

“Selaku LSM yang menampung aspirasi masyarakat, khususnya petani, kami minta semua jajaran Polda Bali dan instansi terkait yang punya wewenang untuk segera mengecek curhatan petani,” kata Ray Sukarya, sembari geram atas tindakan oknum penyambung lidah petani justru bermain harga pupuk. (Red)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian