Liputan BERITA

Pengamat Politik: Tak Ada Keuntungan Secara Elektroral Ketika Golkar Pacitan Masih Berkoalisi Dengan Demokrat. Dorong Gagarin Maju Cabup

Ditulis oleh Liputan68 pada 8 Mei 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Pengamat politik di Pacitan,. Moh Saptono Nugroho, mendorong agar Partai Golkar bisa fighter menatap perhelatan Pilbup serentak 2024.

Menurut mantan legislator periode 1999-2004 ini, sebagai petinggi partai, Gagarin diharapkan lepas dari koalisi dengan Partai Demokrat dan maju sebagai calon bupati.

“Nggak ada untungnya secara elektroral ketika Golkar berkoalisi dengan Demokrat. Ini kesempatan bagi Golkar, untuk bisa tampil dan melepas ikatan koalisi dengan partainya SBY (Susilo Bambang Yudhoyono),” kata Saptono, saat bertandang ke posko media, Timur Pendopo Pemkab Pacitan, Rabu (8/5).

Golkar, lanjut dia, bukanlah seperti keledai dungu. Namun, Golkar adalah partai besar yang selama berkiprah dipanggung politik tanah air dengan didasarkan pada prestasi, dedikasi, dan loyalitas tinggi dalam mengemban amanah demokrasi.

Maka tak salah jika menurut dewan pendiri Komunitas Masyarakat Pacitan (KMP) yang merupakan ormas pendukung pencalonan SBY sebagai Presiden RI di Tahun 2004 silam itu, mendorong agar Ketua DPD Golkar Pacitan, Gagarin, bisa maju sendiri sebagai calon bupati dan berhadapan dengan jago Demokrat.

Saptono menyadari di perhelatan Pilbup 2024 ini, Golkar tak memiliki auto tiket untuk mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Golkar, memang harus membuka kran koalisi dengan partai lain untuk bisa memenuhi parliamentary threshold pencalonan bupati dan wakil bupati.

“Ini tugas Gagarin untuk melakukan lobi-lobi politik lintas partai. Kalau nggak bisa suruh mundur saja.

Golkar harus menunjukkan jati dirinya dan harus lebih bertaji lagi. Di Pileg 2024, kursi Golkar turun 2. Kalau masih dilanjutkan berkoalisi dengan Demokrat, bisa-bisa di Pileg mendatang turun lagi menjadi 5 kursi.

Golkar nggak bisa dibuat seperti itu. Golkar ini partai besar dan harus bertaji lagi,”tandas Saptono. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian