Syawaluddin Lubis Kembali Pimpin FPTI Tapsel, Siapkan Pembinaan Atlet dan Gagasan Sport Tourism
TAPANULI SELATAN β LIPUTAN68.COM – Syawaluddin Lubis, SE, kembali mendapat kepercayaan memimpin Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Tapanuli Selatan untuk periode 2026β2030. Keputusan tersebut ditetapkan melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) FPTI Tapsel yang digelar di Aula KONI Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (19/9/2026).
Kembali terpilihnya Syawaluddin menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan sekaligus memperkuat pembinaan olahraga panjat tebing di Kabupaten Tapanuli Selatan. Sejumlah gagasan pengembangan olahraga dan kegiatan berbasis potensi daerah turut menjadi perhatian dalam musyawarah tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan seiring berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya sekaligus menjadi forum untuk menentukan arah organisasi dan program pembinaan panjat tebing selama empat tahun ke depan.
Ketua Pelaksana Muskab, Iskandar Muda Batubara, mengawali kegiatan dengan membacakan persyaratan calon ketua. Peserta yang memenuhi ketentuan diberikan kesempatan untuk mengajukan diri sebagai calon pemimpin organisasi.
Wakil Ketua KONI Tapanuli Selatan, Samsul Hadi, yang hadir mewakili Ketua KONI karena berhalangan akibat agenda di Medan, menyampaikan harapannya agar FPTI terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap kemajuan olahraga daerah.
Sementara itu, Sekretaris Umum FPTI Sumatera Utara, Roni Suganda, menyampaikan pesan Ketua FPTI Sumut agar musyawarah berjalan lancar dan melahirkan kepengurusan yang mampu meningkatkan pembinaan serta prestasi atlet.
Roni juga mendorong pengurus FPTI Tapsel memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, khususnya terkait dukungan sarana dan prasarana olahraga. Menurutnya, koordinasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Ia turut mengingatkan capaian panjat tebing Sumatera Utara pada PON 2024, yang berhasil meraih satu medali emas dan satu medali perunggu. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi atlet dan pengurus di daerah untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.
Usai kembali dipercaya memimpin FPTI Tapsel, Syawaluddin Lubis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh klub yang telah memberikan dukungan serta kepercayaan kepadanya.
Ia mengungkapkan sejumlah gagasan yang ingin dikembangkan ke depan, di antaranya pemanfaatan kawasan Kecamatan Arse untuk kegiatan camping ground dan outbound. Selain sebagai aktivitas olahraga dan rekreasi, gagasan tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan kegiatan berbasis potensi alam daerah.
Syawaluddin juga menyampaikan rencana kegiatan pengibaran bendera pusaka di kawasan Danau Siais. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana memperkenalkan olahraga panjat tebing sekaligus mengangkat potensi destinasi wisata Tapanuli Selatan.
Ia berharap, di bawah kepemimpinan periode 2026β2030, FPTI Tapsel mampu meningkatkan prestasi atlet serta memperkuat peran organisasi dalam pengembangan olahraga di daerah.
Dengan dukungan KONI, pemerintah daerah, klub, pelatih, dan masyarakat, kepengurusan baru diharapkan dapat membangun pola pembinaan yang terarah, meningkatkan kualitas atlet, serta memperluas partisipasi generasi muda dalam olahraga panjat tebing.
Muskab ditutup dengan seruan semangat bersama, βSalam Olahraga! Sportif! FPTI Emas, Tapsel Juara!β sebagai bentuk komitmen untuk terus memajukan olahraga panjat tebing di Kabupaten Tapanuli Selatan.
(Saad)Β

Tinggalkan Balasan