Mas Aji Pancen Top. Kolaborasi Bersama Musisi Gondrong Gunarto, Kemendikbudristek Kembali Gelar Konser Slendhang Biru Tak Pernah Usai Di Bumi Kelahiran SBY

Pacitan,Liputan 68.com- Mas Aji memang top markotop. Berkat kegigihannya melestarikan seni budaya, hingga akhirnya Kabupaten Pacitan mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat sebagai lokasi diselenggarakannya konser akbar Slendhang Biru Tak Pernah Usai bersama seniman kondang Gondrong Gunarto.

Istimewanya lagi, kegiatan konser tersebut diselenggarakan di Museum dan Galeri Seni, SBY-Ani, kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS), Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan.

Dalam siaran persnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menggelar konser Slendhang Biru Tak Pernah Usai di Museum dan Galeri SBY -Ani, Pacitan, Jawa Timur, pada Kamis (20/6), bertujuan, selain untuk menghormati dan membumikan kembali karya -karya Ki Nartosabdo, konser ini juga bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan karya -karya agung gending karawitan Jawa di masyarakat yang lebih luas dan lintas generasi.

Pada dunia karawitan, Ki Nartosabdo adalah komponis ulung yang bukan hanya mampu menggubah gending baru, melainkan juga menemukan dan mengurai cara, gaya, pendekatan, dan perspektif baru dalam penciptaan gending berbasis gamelan.

Dalam menjaga serta mengembangkan karya -karya gending Ki Nartosabdo pada generasi saat ini , diperlukan pendekatan kompleks dengan cara kekinian.

Untuk itu, membaca ulang gending -gending karya Ki Nartosabdo harus mampu menjangkau “bahasa musikal baru” agar dapat dinikmati oleh generasi saat ini.

Bahasa musikal baru ini adalah dengan mengaransir ulang gending -gending Ki Nartosabdo dengan cara, gaya, dan pendekatan yang lebih berwajah sekarang, juga masa mendatang.

Direktur Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, menuturkan bahwa konser ini menjadi wadah yang sangat baik dalam menarasikan kembali karya-karya seniman terdahulu, salah satunya karya Ki Nartosabdo.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *