Gebrakan HIPMI Bali, Dukung UMKM Tembus Pasar Internasional Bersama Wamen Perdagangan
Gianyar, LIPUTAN68 | Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bali kembali berperan aktif dalam mendampingi pelaku UMKM lokal agar lebih maju dan berkembang di pasar global. Kali ini, HIPMI Bali mendukung kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Diah Roro Esti Widya Putri, ke sejumlah pelaku UMKM di Pulau Dewata. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan program-program Kementerian Perdagangan yang dapat mendukung pengembangan UMKM agar mampu menembus pasar ekspor dan mendengarkan kendala yang dihadapi oleh para pelaku UMKM.
Pada Selasa, 14 Januari 2025, Wamen Perdagangan Diah Roro Esti Widya Putri mengunjungi tiga lokasi strategis di Bali yang menjadi pusat pengrajin dan pelaku UMKM. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Kahyangan Jewelry di Celuk, Sukawati, Gianyar, dilanjutkan ke Ayu Bali di Selukat, Keramas, dan terakhir Semsatia Botanica di Karangasem. Wamen Diah Roro Esti mengungkapkan bahwa Bali, selain terkenal dengan seni, budaya, dan pariwisatanya, memiliki produk kerajinan berkualitas tinggi yang memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional.

“Kami berharap dengan melihat langsung di lapangan, kami bisa menemukan kendala yang dihadapi oleh pelaku UMKM dan menawarkan solusi bagi para pebisnis di daerah. Seperti di Kahyangan Jewelry yang saat ini mengalami kesulitan dalam menembus pasar ekspor. Kami berharap kehadiran kami bisa membuka peluang dan koneksi untuk mengakses pasar yang lebih luas,” ujar Wamen Diah.
Kementerian Perdagangan siap untuk memfasilitasi pelaku UMKM dengan berbagai program yang dapat mendukung ekspansi pasar mereka. Salah satunya adalah berbagai program terobosan yang telah diluncurkan, seperti Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), Belanja di Indonesia Aja (BINA) Diskon 2024, dan EPIC Sale. Program-program ini terbukti sukses meningkatkan transaksi, dengan total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp71,5 triliun berkat kolaborasi lintas kementerian.
Ketua Bidang Perdagangan dan Perindustrian HIPMI Bali, Ari Danangga, yang turut mendampingi kunjungan kerja Wamen, mengungkapkan harapannya agar Kementerian Perdagangan dapat memberikan dukungan yang lebih besar dalam memfasilitasi UMKM Bali untuk mengakses pasar internasional. Salah satunya dengan memperkenalkan kemudahan ekspor dan fasilitas pemasaran yang lebih baik. Ari juga berharap Bali dapat menjadi tuan rumah bagi Trade Expo Indonesia, mengingat Bali merupakan pusat pariwisata dunia dan memiliki hubungan internasional yang kuat.

“Bali sudah dikenal sebagai showcase produk Indonesia. Kami yakin jika Bali menjadi tempat penyelenggaraan Trade Expo internasional, maka acara tersebut akan sangat sukses. Dengan adanya dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan, Bali bisa menjadi pusat dagang internasional yang mendatangkan devisa bagi negara,” ujar Ari.
Ari juga menambahkan bahwa Bali memiliki keunggulan tidak hanya dari segi pariwisata, tetapi juga dari kekayaan produk UMKM yang bisa dipasarkan ke pasar global. Dengan dukungan kebijakan dan promosi yang tepat, produk-produk lokal Bali dapat semakin dikenal di dunia internasional.
Wamen Diah Roro Esti menyampaikan bahwa Kementerian Perdagangan akan terus mendorong dan memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM agar dapat mengakses pasar global. Program-program fasilitasi, pelatihan, dan kemudahan regulasi akan terus diperkenalkan agar para pengusaha lokal bisa lebih mudah melakukan ekspor.

“Dengan sinergi antara pemerintah, HIPMI Bali, dan para pelaku UMKM, saya berharap Bali dapat menjadi lebih kuat dalam pemasaran produk kerajinan dan UMKM lainnya, serta menjadi pemain utama dalam pasar ekspor yang menguntungkan,” pungkas Wamen Diah. 071/006

Tinggalkan Balasan