Liputan BERITA

Satu Pasien Covid-19 Confirm Asal Kecamatan Pacitan, Punya Riwayat Bepergian Ke Jakarta

Ditulis oleh Liputan68 pada 13 Oktober 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan, liputan 68.com- Satu pasien yang dinyatakan positif covid-19 hasil swab dari Kecamatan Pacitan, rupanya ada riwayat perjalanan dari Jakarta.

Kepala Desa Tanjungsari, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Yudo Untoro, dalam keterangan persnya kepada pewarta mengatakan, satu warganya yang saat ini sudah menjalani masa isolasi di wisma atlet lantaran dinyatakan positif covid-19, sebenarnya ber -KTP, Gelinggangan, Kecamatan Pringkuku.

Sebelumnya, wanita kelahiran 1975 tersebut, menikah dengan pria asal Kecamatan Donorojo. “Namun bahtera rumah tangganya kandas. Sudah sejak lama, yang bersangkutan pisah ranjang dan kos di kawasan Dusun Bengkal, Jaten, RT 05,” tutur Yudo, Selasa (13/10).

Menurut Yudo, belum lama ini, yang bersangkutan memang pernah pergi ke Jakarta guna menunggui anaknya yang tengah operasi. Yang bersangkutan, hampir satu bulan lebih meninggalkan kos.

Merujuk Surat Edaran Bupati Pacitan Nomor 70/2020, lanjut Yudo, karena pasien tersebut pernah pergi ke daerah yang masuk zona merah sebaran covid-19, seperti Jakarta, Lamongan, Surabaya dan Sidoarjo, tentu ketika kembali ke Pacitan, yang bersangkutan harus menjalani masa karantina mandiri selama 14 hari.

“Sebelum dinyatakan positif covid-19, pasien tersebut pernah mengikuti rapid diagnotic test (RDT) di Puskesmas Tanjungsari, dan hasilnya reaktif. Kemudian dilanjutkan uji swab, dan ternyata yang bersangkutan terinfeksi covid-19,” jlentrehnya.

Meski belum ada kepastian status klaster dari gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) covid-19 Pemkab Pacitan, namun Yudo menduga pasien tersebut tertular virus SARS-CoV-2, dari riwayat perjalanan ke daerah zona merah sebaran covid-19. “Kami menduga dari klaster perjalanan,” tukasnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Yudo juga mengungkapkan, sampai detik ini, pihaknya belum menerima informasi pasti dari salah satu rumah sakit di Surakarta, terkait hasil swab dari salah satu warganya yang meninggal dunia, Senin (12/10) kemarin.

Meski, lanjut dia, diagnosis awal memang menyebutkan kalau almarhum mengidap kanker paru-paru stadium lanjut. (yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian