PAKPAK BHARAT – LIPUTAN68.COM – Sejumlah Pemuka Agama protestan, Islam dan Katolik menyatakan siap bersinergi dan ikut serta dalam program Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam membangun dan peningkatan perekonomian masyarakat .
Kesiapan pemuka agama ini dinyatakan saat Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard melakukan kunjungan kerjanya ke kantor pusat Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi (GKPPD) di Jln. Air Bersih, Kompleks Centrum GKPPD, Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, pada Rabu sore (19/05/20)
Rombongan Bupati yang terdiri dari beberapa tokoh Agama Muslim dan Kristen diantaranya Sekjend MUI Ustaz Vicky Zulkarnaen Padang, Pastor Marselinus Monang Sijabat dan Pdt Edirianto Samosir dan lainnya langsung disambut oleh Bishop GKPPD Pdt Abed Nego Padang Batang Hari,STh,MTh, para pendeta pelayaan serta pengurus pusat GKPPD.
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard dalam kesempatan ini berpendapat guna mewujudkan program-program pembangunan perlu dibutuhkan sinergitas dari seluruh stakeholder pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat termasuk melibatkan para tokoh agama yang ada di daerah.
Dirinya membawa rombongan dari tokoh agama ini merupakan suatu gambaran betapa baik dan harmonisnya toleransi antar umat beragama di Kabupaten Pakpak Bharat.
Mengingat masyarakat Pakpak Bharat yang mayoritas jemaat GKPPD, Bupati Franc menyatakan punya harapan baru kepada pimpinan dan majelis pusat GKPPD yang baru terpilih untuk ikut berperan dalam peningkatan perekonomian masyarakat khususnya di Kabupaten Pakpak Bharat. Begitu juga kepada para tokoh agama lainnya.
“Kami datang kesini berharap agar tokoh agama baik protestan, katolik dan muslim untuk saling bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun perekonomian umat ataupun masyarakat.” ujar Bupati Franc.
Bishop GKPPD Pdt Abed Nego Padang Batang Hari,STh,MTh, menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kunjungan Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor.

